Kenal Anggota Polisi yang Dikerjai, Alasan Baim Wong Berani Ngeprank?

Yazir Farouk | Fajar Ramadhan
Kenal Anggota Polisi yang Dikerjai, Alasan Baim Wong Berani Ngeprank?
Baim Wong dan istri, Paula Verhoeven memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (7/10)

Kendati begitu, Baim Wong belakangan sadar apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan.

Suara.com - Konten prank kasus KDRT yang diproduksi Baim Wong berujung masalah. Selain karena tak ada empati untuk para korban KDRT, Baim juga dinilai mempermainkan Institusi Polri.

Banyak juga yang bertanya-tanya kenapa Baim Wong berani mengerjai polisi. Yang jelas, ayah dua anak itu kenal dengan dua anggota Polsek Kebayoran Lama yang di-prank.

Baim Wong dan istri, Paula Verhoeven usai diperiksa Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (7/10). [Suara.com/Oke Atmaja]
Baim Wong dan istri, Paula Verhoeven usai diperiksa Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (7/10). [Suara.com/Oke Atmaja]

"Dari awal emang seperti itu kenyataannya dan kalau dibilang prank terlalu negatif ya, saya juga kenal dengan polisinya, spontanitas juga," kata Baim Wong usai diperiksa di Polres Jakarta Selatan (7/10/2022).

Baim Wong menegaskan tak pernah berniat mempermainkan Institusi Polri lewat konten prank tersebut. Justru, dia mengklaim awalnya ada tujuan edukasi.

Baca Juga: Ngawur! Baim Wong Sebut Mau Beri Edukasi Masyarakat lewat Konten Prank KDRT yang Dibuatnya

"Kenapa saya lakuin karena saya mau tau reaksi kepolisian itu seperti kalau Paula yang melaporkan. Sesimple itu dan ternyata jawaban polisi sangat bagus. Karena positif jawabannya, saya mau mengedukasi supaya masyarakat melihat itu kepolisian seharusnya seperti ini," kata Baim Wong.

Baim Wong dan istri, Paula Verhoeven usai diperiksa Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (7/10). [Suara.com/Oke Atmaja]
Baim Wong dan istri, Paula Verhoeven usai diperiksa Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (7/10). [Suara.com/Oke Atmaja]

Kendati begitu, Baim Wong belakangan sadar apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan. Karena itu, dia minta maaf pada Polri dan masyarakat yang merasa dirugikan.

"Yang saya lakukan niatnya tidak ada unsur menjelekkan apalagi tidak menghargai, apalagi tidak merendahkan institusi kepolisian. Sekali lagi saya minta Maaf buat institusi kepolisian, ini jadi pelajaran yang sangat bagus buat saya, jadi saya minta maaf, mudah-mudahan dimaafkan," ujar Baim Wong.

Sebagaimana diketahui, Baim Wong membuat konten prank tentang KDRT bersama Paula Verhoeven pada 1 Oktober 2022. Ia meminta sang istri datang ke Polsek Kebayoran Lama untuk mengadukan dugaan KDRT dan melihat reaksi pihak berwajib atas aduan itu.

Bukannya mendapat respon positif, Baim Wong dan Paula Verhoeven justru habis dihujat karena dianggap tidak punya empati ke Lesti Kejora yang diduga jadi korban KDRT Rizky Billar. Dia juga dinilai tak menghargai Institusi Polri.

Baca Juga: Akui Salah Prank Laporan KDRT, Baim Wong: Saya Juga Tak Terhibur dengan Konten Itu

Beberapa publik figur yang juga aktif membuat konten YouTube seperti Deddy Corbuzier hingga Nikita Mirzani bahkan ikut memberikan kritik pedas ke Baim Wong.

Saat ini, video tentang prank KDRT yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven sudah diturunkan dari kanal YouTube mereka. Keduanya juga sudah meminta maaf ke Polsek Kebayoran Lama atas pembuatan konten tersebut.

Hanya saja, Polsek Kebayoran Lama tetap menyatakan sikap Baim Wong dan Paula Verhoeven sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi negara. Keduanya bahkan dipolisikan atas dua laporan berbeda.