Rhoma Irama Minta Isu Kecurangan Pemilu 2024 Disikapi dan Ditindak Tegas

Ferry Noviandi, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:17 WIB
Rhoma Irama Minta Isu Kecurangan Pemilu 2024 Disikapi dan Ditindak Tegas
Rhoma Irama bicara soal kecurangan Pemilu 2024 di Studio Soneta Records, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Rhoma Irama rupanya ikut gerah dengan isu kecurangan dalam Pemilu 2024 yang baru saja berlangsung. Rhoma yang merupakan pendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meyakini kalau kecurangan memang terjadi.

"Kecurangan pemilu, atau boleh dikatakan kejahatan pemilu, telah terjadi sejak sebelum, saat, hingga saat penghitungan suara. Etika dan moral yang selama ini selalu kita agung-agungkan, telah menguap hilang, terutama di kalangan elit yang menguasi sumber daya politik dan ekonomi," kata Rhoma Irama saat menggelar jumpa pers di Studio Soneta Record, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024).

Rhoma Irama bahkan menyebut gelaran Pemilu 2024 bukan lagi pesta demokrasi untuk seluruh rakyat Indonesia. Melainkan hanya untuk memuluskan tujuan salah satu pihak agar bisa berkuasa.

"Pemilihan umum yang sejatinya merupakan pesta rakyat, telah menjadi pesta kelompok tertentu saja. Kebebasan berpendapat dan memilih, telah dibungkam dengan tekanan, beras dan uang," ujar lengeda dangdut ini.

"Proses yang penuh cacat ini, hanya akan menghasilkan pemerintahan yang tidak punya legitimasi kokoh di mata rakyat. Pemimpin yang ditakuti, tetapi tidak dicintai rakyatnya," kata Rhoma Irama melanjutkan.

Rhoma Irama pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal hasil penghitungan suara resmi Pemilu 2024 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia turut mendorong masyarakat agar tidak takut melaporkan berbagai temuan kecurangan.

"Kita harus mengawal dan memastikan Pemilu berlangsung jujur dan adil, dengan ikut mengawasi perhitungan suara di KPU, serta menyampaikan berbagai bukti kecurangan kepada pihak yang bertanggung jawab," ucap Rhoma Irama.

Tak lupa, Rhoma Irama juga mengingatkan lembaga-lembaga yang berwenang untuk menindak tegas berbagai laporan kecurangan selama gelaran Pemilu 2024.

 Rhoma Irama bicara soal kecurangan Pemilu 2024 di Studio Soneta Records, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Rhoma Irama bicara soal kecurangan Pemilu 2024 di Studio Soneta Records, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

"Bawaslu, MK atau DPR harus mengambil keputusan yang adil atas berbagai manipulasi yang terjadi pada Pemilu 2024," imbuh Rhoma Irama.

baca juga

Sambil menunggu hasil resmi penghitungan suara Pemilu 2024, Rhoma Irama turut menghimbau pendukung ketiga capres cawapres untuk tetap menjaga agar suasana tetap kondusif.

"Mengimbau seluruh pendukung paslon agar tidak terprovokasi untuk diadu domba, yang akan membuat situasi semakin parah," tutur Rhoma Irama.

Isu kecurangan memang sudah mengiringi pelaksanaan Pemilu 2024 sejak KPU meloloskan pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto. Diduga, ada intervensi dari pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo untuk mengesahkan peraturan baru soal batas bawah usia capres cawapres.

Cerita tentang isu kecurangan berlanjut sampai ke masa kampanye jelang Pemilu 2024. Muncul berbagai narasi tentang upaya menghambat kegiatan kampanye dari dua paslon capres cawapres.

Sampai setelah hari pencoblosan pun, isu kecurangan Pemilu 2024 belum berhenti. Di berbagai daerah, muncul rumor adanya penggelembungan suara untuk salah satu paslon capres cawapres.

Belum ada pernyataan resmi dari KPU atau Bawaslu terkait kebenaran di balik isu kecurangan Pemilu 2024, yang hingga hari ini masih ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Perjuangan Rhoma Irama Bawa Dangdut Jadi Warisan Budaya ke UNESCO

Begini Perjuangan Rhoma Irama Bawa Dangdut Jadi Warisan Budaya ke UNESCO

Entertainment | Selasa, 12 Desember 2023 | 10:33 WIB

Wajah Limbad Muda Sukses Bikin Pangling, Dibilang Mirip Rhoma Irama dan Ahmad Dhani

Wajah Limbad Muda Sukses Bikin Pangling, Dibilang Mirip Rhoma Irama dan Ahmad Dhani

Entertainment | Kamis, 23 November 2023 | 08:59 WIB

Rapper Farees Kaleemah Jatuh Cinta Sama Dangdut karena Goyangannya

Rapper Farees Kaleemah Jatuh Cinta Sama Dangdut karena Goyangannya

Entertainment | Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:03 WIB

Keren, Rapper Asal Amerika Cover Lagu Rhoma Irama

Keren, Rapper Asal Amerika Cover Lagu Rhoma Irama

Entertainment | Selasa, 24 Oktober 2023 | 16:35 WIB

Impian Dila Aisyah and The Boys Berkolaborasi Bersama Isyana Sarasvati Hingga Rhoma Irama

Impian Dila Aisyah and The Boys Berkolaborasi Bersama Isyana Sarasvati Hingga Rhoma Irama

Entertainment | Minggu, 22 Oktober 2023 | 06:00 WIB

Kenapa Jessica Wongso Tak Divonis Mati? Argumen Reza Indragiri Dipatahkan Rhoma Irama

Kenapa Jessica Wongso Tak Divonis Mati? Argumen Reza Indragiri Dipatahkan Rhoma Irama

Entertainment | Minggu, 15 Oktober 2023 | 07:30 WIB

Terkini

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

×