Kritik MA yang Ubah Batas Usia Kepala Daerah, Andovi da Lopez: Gue Punya Hak Bicara

Ferry Noviandi, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 05 Juni 2024 | 18:45 WIB
Kritik MA yang Ubah Batas Usia Kepala Daerah, Andovi da Lopez: Gue Punya Hak Bicara
Andovi da Lopez saat menikmati liburan di Pulau Macan. (instagram/@andovidalopez)

Suara.com - Andovi da Lopez buka suara soal aksi viralnya menyoroti keputusan Mahkamah Agung (MA) untuk mengubah batas usia kepala daerah jelang Pilkada 2024. Ia menilai tidak ada yang salah dengan tindakan tersebut.

"Gue cuma mengeluarkan isi hati dan pendapat. Sebagai warga Indonesia yang peduli dengan kondisi negara, ya gue punya hak untuk berbicara dong," ujar Andovi da Lopez di FX Sudirman, Jakarta, Rabu (5/6/2024).

Andovi da Lopez merasa punya tujuan jelas di balik kritiknya ke MA. Oleh karenanya, sah-sah saja untuk Andovi menyampaikan hal itu.

"Enggak ada salahnya vokal, asal tujuannya jelas. Tujuan gue kan juga bukan untuk menyakiti orang lain, tapi mencari apa yang paling baik untuk Indonesia," kata lelaki 30 tahun ini.

"Siapa pun memang punya hak untuk maju sebagai representatif negara, asal mengikuti aturan. Tapi, gue sebelnya sama penggantian syarat-syarat tertentu untuk beberapa hal," katanya melanjutkan.

Andovi da Lopez bahkan meyakini bahwa banyak pihak yang sebenarnya sependapat. Hanya saja, mereka tidak berani mengutarakan itu.

"Menurut gue, itu enggak kontroversial. Gue yakin banyak kok yang setuju, tapi pada takut ngomongin itu," tutur adik Jovial da Lopez ini.

Tak lupa, Andovi da Lopez menegaskan lagi bahwa kritik yang ia sampaikan bukan atas dasar permintaan siapa pun.

"Gue bukan Anak Abah, bukan Salam Metal, bukan kubu Prabowo-Gibran. Gue enggak dibayar siapa pun untuk ngomong apa pun," ucap Andovi da Lopez.

baca juga
Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lapoez [Instagram]
Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lapoez [Instagram]

"Ngomong kayak gini itu malah rugi, enggak ada keuntungannya sama sekali. Yang ada justru brand takut, bingung kenapa Andovi jadi aktif. Jadi kalau kalian merasa gue dapat keuntungan pribadi dari situ, tidak ada sama sekali," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Andovi da Lopez melalui sebuah video di Instagram baru-baru ini mengkritik keras keputusan MA mengubah batas usia kepala daerah jelang Pilkada 2024. Kebijakan itu disinyalir bertujuan untuk memuluskan langkah pihak tertentu dalam pencalonan diri sebagai pemimpin daerah.

"Kita nggak bisa mengubah peraturan untuk menyesuaikan kepentingan satu pihak. Itu tidak masuk akal, dan kita tidak boleh terus-menerus mengulanginya," ucap Andovi da Lopez, yang versi aslinya memakai Bahasa Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Andovi da Lopez, Bintang Emon Juga Kritik Putusan Batas Usia Kepala Daerah

Selain Andovi da Lopez, Bintang Emon Juga Kritik Putusan Batas Usia Kepala Daerah

Entertainment | Sabtu, 01 Juni 2024 | 20:40 WIB

MA Ubah Batas Usia Kepala Daerah, Andovi da Lopez Beri Sindiran Menohok

MA Ubah Batas Usia Kepala Daerah, Andovi da Lopez Beri Sindiran Menohok

Entertainment | Jum'at, 31 Mei 2024 | 18:30 WIB

Pemerintah Minta Bjorka Tidak 'Menyerang', Andovi da Lopez: Itu Permintaan Terbodoh!

Pemerintah Minta Bjorka Tidak 'Menyerang', Andovi da Lopez: Itu Permintaan Terbodoh!

Video | Kamis, 15 September 2022 | 19:00 WIB

Terkini

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

×