Bintang film The Raid tersebut meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya.
Sejak 2017 lalu dia terkena diabetes, lalu di tahun 2023 mengalami serangan stroke. Sebelum meninggal, Ray Sahetapy sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama satu bulan.
"Sudah enggak sadar. Sebenarnya gini, Ray itu diabetes sudah cukup lama dari 2017, kemudian dia jalannya sudah enggak normal, tidak semangat seperti dulu-dulu lagi, dan dia kena stroke bulan Juni-Juli tahun 2023," ungkap Charly, adik pertama Ray Sahetapy.
"Jadi selama itu kami berusaha rawat supaya dia bisa kembali normal," sambungnya.
Sebelum ini, Ray Sahetapy juga sempat tersedak hingga hampir meninggal dunia beberapa waktu lalu. Saat diperiksa, dia mengalami masalah di paru-parunya hingga harus mendapatkan perawatan.
"Tapi sempat juga dalam proses penyembuhan dia pernah kesedak juga. Dia pernah hampir meninggal juga satu kali bulannya saya sudah lupa, dia kami bawa ke rumah sakit masuk IGD lagi, kemudian ternyata itu masalah di paru-parunya," terangnya.
"Kalau tersedak itu sesak napas, itu di paru-paru. Kemudian tanggal tiga kita berusaha berobat lagi ke RSPAD, kita bawa ke rumah sakit yang di Rawamangun, Persahabatan itu, dia sempat masuk ICU kemudian sempat dirawat sudah membaik," lanjut Charly.
Selain itu, mantan suami Dewi Yull tersebut juga dikatakan sudah pelupa semenjak terkena stroke. Sempat membaik saat dirawat, namun akhirnya Ray Sahetapy meninggal dunia setelah satu bulan dirawat.
"Satu hal lagi, dia kadang pelupa, karena stroke-nya itu. Sempat kami bawa ke RSCM, beliau sudah lumayan lah, mendingan. Tapi makin lama makin drop, oleh sebab itu kita bawa ke sini, supaya dia bisa lebih fit. Kami berharapnya gitu. Ternyata, paru-parunya agak lumayan (parah)," tutur Charly.
"Sempat dua kali sesak napas, itu juga di RSPAD sini, masuk di ICU lagi, dimonitor. Tetapi kemudian sempat disedot cairan di paru-parunya dua liter lebih. Mulai sudah normal kembali, tapi HB makin turun, tensi juga sudah parah. Kalau Tuhan sudah panggil kita mau bagaimana lagi," tambahnya.
Charly Sahetapy juga mengatakan bahwa sebelum meninggal dunia, sang kakak telah pasrah menerima kondisinya.