
Bintang film The Raid tersebut meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya.
Sejak 2017 lalu dia terkena diabetes, lalu di tahun 2023 mengalami serangan stroke. Sebelum meninggal, Ray Sahetapy sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama satu bulan.
Ray Sahetapy disemayamkan di rumah duka sejak Selasa. Hari ini, Jumat (4/4/2025) jenazah sang aktor akan disalatkan di Masjid Istiqlal lalu dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Ray Sahetapy menjadi salah satu aktor yang cukup panjang perjalanan kariernya di dunia film Indonesia. Dia memulai kariernya lewat film Gadis, bersama Dewi Yull yang kemudian menjadi istrinya.
Seperti yang disebut Deddy Mizwar, Ray Sahetapy tidak saja membintangi film-film besar, tapi juga film kecil seperti genre komedi seperti dalam film Kanan Kiri OK bersama Ida Iasha, Curi-Curi Kesempatan bersama Nurul Arifin dan lainnya.
Di kondisi film Nasional bangkita pada awal tahun 2000, Ray Sahetapy tetap dipercaya sejumlah sutradara untuk membintangi sejumlah film. Kemampuan aktingnya kembali dipuji setelah membintangi film The Raid 2.
Ray Sahetapy sebenarnya tembus internasional setelah membintangi film Captain America: Civil War (2016). Namun sayangnya, adegan Ray untuk film ini dihapus atas berbagai pertimbangan.
Belakangan, video adegan Ray Sahetapy membintangi film Captain America: Civil War muncul di YouTube.