Bernadya debut dengan lagu "Apa Mungkin" yang diproduseri Rendy Pandugo pada September di tahun yang sama.
Sejak debut, Bernadya telah mendapat perhatian pecinta musik Indonesia dengan dinominasikan sebagai Pendatang Baru Terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2023.
Hanya perlu waktu dua tahun untuk Bernadya memenangkan sejumlah penghargaan di ajang bergengsi tersebut.
Pada AMI 2024, Bernadya membawa pulang piala kategori Pencipta Lagu Pop, Album Terbaik, dan Album Pop Terbaik untuk album "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan".
Bernadya juga mendapatkan penghargaan Album of the Year dari Indonesian Music Awards (IMA) 2024.
Sementara di Spotify Wrapped Live Indonesia 2024, Bernadya dianugerahi penghargaan Indonesia Top Artist of the Year, Indonesia Top Female Artist of the Year, Indonesia Top Song of the Year untuk lagu "Satu Bulan", dan Indonesia Top Album of the Year.
Terakhir, Bernadya adalah pemenang Music Artist of the Year di TikTok Awards Indonesia 2024.
Lebih daripada penghargaan-penghargaan tersebut, tak dipungkiri banyak lagu Bernadya yang jadi viral.
Bahkan yang bukan penggemar atau pendengar setianya pun bisa hapal lagu-lagu Bernadya karena lirik yang mudah dipahami.
2. Kontroversi Bernadya

Namun perjalanan karier Bernadya juga tak lepas dari kontroversi di era media sosial dewasa ini.
Seperti pada September 2024, Bernadya sampai mematikan kolom komentarnya karena dipenuhi pelecehan seksual yang menyasar bentuk badan serta area dadanya.
Dalam klarifikasinya, Bernadya membenarkan bahwa komentar-komentar itu sudah sangat keterlaluan.
Bernadya sedih, menyayangkan, sekaligus mengungkap harapannya agar warganet bijak dalam menggunakan media sosial.
Bernadya sempat pula dibicarakan gara-gara PF Videoworks mengaku ogah mengabadikan penampilannya.
Ternyata Juni Records pernah melaporkan konten PF Videoworks terkait copyright.
Ada juga ribut-ribut berdasarkan cerita Bernadya mengenai sang ibunda, Shindy Cornelia Nelwan, yang membanding-bandingkan profesi anaknya.
Sebagai informasi, ibu dan kakak Bernadya berprofesi sebagai dokter gigi.
Awalnya kurang mendukung, sang ibunda ditegaskan sudah membebaskan Bernadya untuk berkarier sebagai penyanyi. Bahkan ibunya kini amat bangga dengan prestasinya.
Belum lama ini, Bernadya menepis dugaan dirinya melakukan filler. Ia menegaskan wajahnya masih natural.
Kini Bernadya menghadapi tudingan menerjemahkan lirik lagu orang lain untuk karyanya.
Tuduhan itu berdasarkan lirik lagu Taylor Swift "And then canceled my plans, just in case you'd call" dengan milik Bernadya "Kubatalkan setiap janji, hanya karena takut tiba-tiba kau butuh aku di sisimu."
Selain itu, lagu Olivia Rodrigo yang berjudul "Enough for You" juga dinilai mirip dengan lirik "Kubaca sampai tuntas semua buku yang paling kausuka, mungkin suatu saat kau anggapku cerdas" Bernadya.
Bernadya sendiri sudah membantah tuduhan menerjemahkan lirik lagu Taylor Swift maupun Olivia Rodrigo tersebut. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi