Pengacara Minta Polisi Buru Penyebar Video Asusila: Lisa Mariana Tak Dapat Keuntungan Apa-Apa

Ferry Noviandi, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 18 Juli 2025 | 06:40 WIB
Pengacara Minta Polisi Buru Penyebar Video Asusila: Lisa Mariana Tak Dapat Keuntungan Apa-Apa
Lisa Mariana menuntut polisi untuk mengejar dan menangkap pelaku penyebar video syurnya. [Rena Pangesti/Suara.com]

Suara.com - Di tengah pusaran kasusnya dengan Ridwan Kamil di Bareskrim Polri, Lisa Mariana ternyata juga menghadapi laporan hukum lain di Bandung. 

Sebuah laporan terkait Undang-Undang ITE mengenai penyebaran video asusila yang diduga melibatkannya, kini ditangani oleh Polda Jawa Barat.

Usai menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat pada Selasa (15/7/2025) Lisa Mariana mengakui kalau perempuan dalam video syur itu adalah dirinya. Namun, Lisa dengan tegas membantah terlibat dalam penyebaran konten asusila tersebut. 

Tim kuasa hukumnya mengklaim bahwa Lisa Mariana adalah korban yang datanya dieksploitasi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab di sekelilingnya.

Lisa Mariana dalam sebuah wawancara di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 13 Mei 2025. [Suara.com/Tiara Rosana]
Lisa Mariana menuntut polisi untuk mengejar dan menangkap pelaku penyebar video syurnya. [Suara.com/Tiara Rosana]

Bertua Hutapea, salah satu kuasa hukum Lisa Mariana, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan permohonan perlindungan hukum kepada Kapolda Jawa Barat. 

Mereka berargumen bahwa pihak yang seharusnya ditangkap adalah oknum yang merekam dan menyebarkan video tersebut untuk keuntungan pribadi.

"Dalam hal ini, pengakuan Lisa menyatakan bahwa itu dipergunakan oleh (eks) manajernya dia, orang-orang di sekelilingnya, dan itu dilakukan dalam keadaan dia tidak sadar, mungkin saat itu minum alkohol," kata Bertua di Bareskrim Polri, Kamis, 17 Juli 2025.

Lebih lanjut, Bertua menegaskan bahwa Lisa Mariana tidak pernah mendapatkan keuntungan finansial apa pun dari peredaran video tersebut, yang kabarnya disebar melalui sebuah situs berbayar dari luar negeri.

"Lisa Mariana tidak mendapat keuntungan apa pun dari situ. Sehingga kami berharap, penyidikan siber di Polda tentu akan melihat website ini dari mana," ujarnya.

baca juga

Pihak Lisa juga mempertanyakan momentum kemunculan kasus video syur ini.  Menurut mereka, video tersebut adalah konten yang sudah ada sejak lima tahun lalu, dan sengaja diangkat kembali di tengah panasnya kasus  sang selebgram dengan Ridwan Kamil.

Lisa Mariana. [Instagram]
Lisa Mariana menuntut polisi untuk mengejar dan menangkap pelaku penyebar video syurnya. [Instagram]

"Kiranya hukum, penyidik, pihak-pihak yang bertanggung jawab, dan juga kenapa sekarang ditimbulkan. Padahal sudah lima tahun yang lalu," imbuh Bertua.

Sementara itu, Jhonboy Nababan, kuasa hukum lainnya, memastikan bahwa kliennya akan selalu bersikap kooperatif dalam menghadapi setiap panggilan dari aparat penegak hukum, baik di Jakarta maupun Bandung.

"Bukan seperti yang ada di media-media. Entah siapa pun yang menyatakan bahwa mangkir dan lain-lain, yang benar, yang jelas, sebagai warga negara yang baik, klien kami akan selalu hadir di semua panggilan dan akan kooperatif," ucap Jhonboy.

Kini, tim kuasa hukum menyerahkan sepenuhnya nasib laporan di Bandung tersebut kepada profesionalisme penyidik Polda Jawa Barat, seraya tetap fokus pada pembuktian kasus utama di Bareskrim melalui tes DNA.

"Dengan tes DNA akan terlihat jelas hubungan genetika bayi tersebut dengan orangtuanya. Dan apabila nanti tes DNA tersebut telah keluar, tentu semua pihak akan mengikuti konsekuensi hukum daripada hasil tes DNA itu," tutur Bertua.

Sementara itu, meski Lisa Mariana sudah mengakui kalau perempuan dalam video tersebut adalah dirinya, polisi belum menentukan tersangka dalam kasus ini.

Selain menggali lebih dalam, polisi juga tengah memburu pelaku penyebaran video, juga laki-laki yang menjadi lawan main Lisa Mariana dalam video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes DNA Disetujui, Lisa Mariana Dicecar soal Pertemuan di Hotel Palembang dengan Kang Emil

Tes DNA Disetujui, Lisa Mariana Dicecar soal Pertemuan di Hotel Palembang dengan Kang Emil

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:29 WIB

Korban Iming-iming, Lisa Mariana Dipaksa Berhubungan Badan di Video Syur

Korban Iming-iming, Lisa Mariana Dipaksa Berhubungan Badan di Video Syur

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:56 WIB

Ingat Lagi Analisis Roy Suryo Sebelum Lisa Mariana Akui Jadi Pemeran Video Syur

Ingat Lagi Analisis Roy Suryo Sebelum Lisa Mariana Akui Jadi Pemeran Video Syur

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:48 WIB

Pemeriksaan Lisa Mariana Terkait Kasus Video Syur Ada Kendala, Kenapa?

Pemeriksaan Lisa Mariana Terkait Kasus Video Syur Ada Kendala, Kenapa?

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:24 WIB

Praktisi Hukum Yakin Lisa Mariana Bakal Tersangka dan Dipenjara Kasus Video Asusila, Ini Alasannya

Praktisi Hukum Yakin Lisa Mariana Bakal Tersangka dan Dipenjara Kasus Video Asusila, Ini Alasannya

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:29 WIB

Menggantung 4 Tahun, Apa Kabar Kasus Video Gisel? Kini Lisa Mariana Tersandung Perkara Serupa

Menggantung 4 Tahun, Apa Kabar Kasus Video Gisel? Kini Lisa Mariana Tersandung Perkara Serupa

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×