"Merah Putih One For All": Gagal Total? Netizen Lebih Pilih Versi AI yang Lebih Keren

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:20 WIB
"Merah Putih One For All": Gagal Total? Netizen Lebih Pilih Versi AI yang Lebih Keren
Poster film animasi Merah Putih One for All (ig/totosoegriwo)

Suara.com - Sebuah ironi tengah menyelimuti industri animasi Tanah Air menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Film animasi berjudul "Merah Putih One For All" yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 14 Agustus 2025, justru menuai badai kritik bahkan sebelum resmi dirilis.

Kualitas animasi yang dinilai sangat mengecewakan membuat publik enggan menontonnya, dan kini, sebuah versi remake yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) justru lebih menarik perhatian dan mendapat pujian.

Film yang diproduksi oleh Perfiki Kreasindo ini sejatinya mengusung tema mulia tentang kebangsaan dan persatuan.

Ceritanya berpusat pada petualangan delapan anak dari berbagai suku dan budaya di Indonesia Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa, Makassar, Manado, dan Tionghoa yang tergabung dalam "Tim Merah Putih".

Misi mereka adalah menjaga bendera pusaka yang sakral, namun bendera itu hilang tiga hari menjelang upacara 17 Agustus.

Premis yang menjanjikan semangat Bhinneka Tunggal Ika ini sayangnya tidak diimbangi dengan eksekusi visual yang mumpuni.

Trailer resmi yang telah dirilis ke publik sontak menjadi bulan-bulanan netizen.

Banyak yang menyoroti kualitas animasi yang kaku, visual yang kuno, dan gerakan karakter yang tidak natural.

Kritik pedas pun membanjiri media sosial.

"Maaf bukan maksud gak nasionalis ya, tapi jujur film ini kerasa kayak hasil tugas proyek PPKn anak SMA yang dikerjain seminggu sebelum deadline," tulis seorang warganet di kolom komentar YouTube.

Komentar lain yang lebih menohok bahkan tak sungkan untuk menghardik karya senilai Rp6,7 miliar itu.

"Saya dengar katanya ini film mau masuk bioskop? Saya rasa ngeliatin kursi bioskop kosong selama dua jam mungkin lebih menghibur daripada nonton ini," kata netizen lain menyindir.

Di tengah hujatan terhadap karya orisinalnya, muncul sebuah video perbandingan di media sosial yang menampilkan trailer "Merah Putih One For All" yang telah di-remake menggunakan teknologi AI.

Hasilnya sungguh kontras.

Versi remake AI tersebut menampilkan visual yang jauh lebih halus, pencahayaan yang dramatis, dan detail karakter yang lebih hidup.

Fenomena ini memicu perdebatan baru: mengapa karya yang dibuat AI dalam waktu singkat bisa jauh melampaui kualitas film yang diproduksi secara profesional?

Dugaan Anggaran Fantastis dan Kekecewaan Publik

Kekecewaan publik semakin memuncak ketika terungkap informasi mengenai anggaran produksi film ini.

Disebutkan bahwa film animasi ini menelan biaya hingga Rp6,7 miliar.

Angka yang fantastis ini sangat tidak sepadan dengan hasil akhir yang disajikan dalam trailer.

Warganet pun mempertanyakan alokasi dana tersebut dan profesionalisme rumah produksi Perfiki Kreasindo.

Terlebih lagi, terungkap bahwa proses produksi film ini diduga hanya memakan waktu sekitar satu bulan, terhitung sejak Juni 2025.

Kritik tak hanya datang dari penonton awam. Sutradara film animasi "Jumbo", Ryan Adriandhy, yang filmnya belum lama ini mendapat banyak pujian, turut angkat suara.

Netizen pun tak terhindarkan membandingkan "Merah Putih One For All" dengan "Jumbo", yang dianggap telah menetapkan standar baru bagi kualitas animasi Indonesia.

"Didn't we just had Jumbo few months ago?" tulis seorang pengguna X, menambahkan,

"Benchmark masyarakat buat menilai kualitas animasi ya pakenya Jumbo. Udah nggak bisa lagi jualan cuma pakai kalimat sakti 'karya anak bangsa'," ujar lainnya

Menanggapi kritik yang membanjir, produser film, Toto Soegriwo, memberikan respons yang dianggap kurang simpatik oleh sebagian netizen.

Melalui akun Instagram-nya, ia menulis, "Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?," tulis dia.

Pada akhirnya, publik yang awalnya antusias dengan film bertema nasionalisme kini berada di persimpangan.

Niat untuk mendukung karya anak bangsa ada, namun kualitas yang disajikan membuat mereka berpikir dua kali.

Fenomena viralnya remake AI menjadi tamparan keras sekaligus bukti bahwa penonton Indonesia semakin cerdas dan tidak lagi bisa dibujuk hanya dengan label "karya anak bangsa".

Mereka menuntut kualitas, dan jika karya orisinal tidak mampu memenuhinya, mereka tidak akan ragu untuk berpaling pada alternatif yang lebih memuaskan secara visual, sekalipun itu buatan AI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunto Aji Pertanyakan Biaya Produksi hingga Sosok Di Balik Film Merah Putih One For All

Kunto Aji Pertanyakan Biaya Produksi hingga Sosok Di Balik Film Merah Putih One For All

Entertainment | Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:30 WIB

Hanung Bramantyo Bela Film Merah Putih One for All: Bukan Salah Kreatornya!

Hanung Bramantyo Bela Film Merah Putih One for All: Bukan Salah Kreatornya!

Entertainment | Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Habiskan Biaya Rp 6 Miliar? Produksi Kilat 2 Bulan Film Merah Putih One For All Tuai Cibiran

Habiskan Biaya Rp 6 Miliar? Produksi Kilat 2 Bulan Film Merah Putih One For All Tuai Cibiran

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 13:33 WIB

Terkini

Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan

Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00 WIB

Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka

Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:40 WIB

Ibu Anji Meninggal Dunia Malam Ini

Ibu Anji Meninggal Dunia Malam Ini

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:29 WIB

Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar

Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:24 WIB

Angkat Kisah Cinta Sesama Jenis, 5 Alasan Bridgerton Season 5 di Netflix Tuai Kontroversi

Angkat Kisah Cinta Sesama Jenis, 5 Alasan Bridgerton Season 5 di Netflix Tuai Kontroversi

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:20 WIB

Dokumenter Terbaru Red Hot Chili Peppers di Netflix: Surat Cinta untuk Gitaris Pertama

Dokumenter Terbaru Red Hot Chili Peppers di Netflix: Surat Cinta untuk Gitaris Pertama

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Mencekam di Rusun Tua, Malam Ini di Trans 7

Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Mencekam di Rusun Tua, Malam Ini di Trans 7

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:40 WIB

Don't Say a Word: Akting Memukau Michael Douglas dan Brittany Murphy, Dini Hari Nanti di Trans TV

Don't Say a Word: Akting Memukau Michael Douglas dan Brittany Murphy, Dini Hari Nanti di Trans TV

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20 WIB

Sinopsis Istri Paruh Waktu: Ketika Fira Malu Utamakan Karier Ketimbang Suami

Sinopsis Istri Paruh Waktu: Ketika Fira Malu Utamakan Karier Ketimbang Suami

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:00 WIB

7 Anime Terbaru April-Mei 2026, One Piece: Arc Elbaf hingga Marriagetoxin

7 Anime Terbaru April-Mei 2026, One Piece: Arc Elbaf hingga Marriagetoxin

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:40 WIB