Kok Film Merah Putih: One For All Bisa Lolos Bioskop? Begini Penjelasan dari LSF

Ferry Noviandi | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:30 WIB
Kok Film Merah Putih: One For All Bisa Lolos Bioskop? Begini Penjelasan dari LSF
Tangkap layar film Merah Putih: One For All, yang mendapat komentar negatif dari masyarakat. [YouTube]

Suara.com - Lembaga Sensor Film (LSF) menjadi salah satu pihak yang disorot, karena meloloskan film animasi Merah Putih: One For All. Film yang tengah viral karena kualitasnya di bawah standar, tetapi tetap lolos bioskop.

Ada kecurigaan lolosnya Merah Putih: One For All tayang di bioskop, sementara 200 film lainnya ngantre, karena ada lobi-lobi khusus yang melangkahi antrean normal.

Ramai isu ini, LSF akhirnya angkat bicara. Ketua LSF RI, Naswardi menegaskan bahwa pihiaknya tidak memiliki wewenang untuk menilai bagus atau tidaknya sebuah film yang masuk ke meja sensor.

"Jadi, kami di Lembaga Sensor Film tidak diberikan kewenangan baik itu melalui Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah, ataupun Undang-Undang untuk menilai kualitas," kata Naswardi, ditemui di sela kegiatan jumpa pers Anugerah LSF 2025 di kawasan Dharmawangsa, Jakarta, pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Menurut Naswardi, penentuan mutu sebuah karya sinema, entah itu berkualitas tinggi, sedang, atau bahkan buruk, sepenuhnya merupakan ranah para kritikus film dan penonton.

"Nah, itu rating penilaian rendah, tinggi, buruk, sedang, jelek, itu yang bisa memberikan adalah kritikus film ataupun penonton dari film itu sendiri," ujarnya.

Alih-alih menjadi juri kualitas, lembaga negara ini bertugas untuk meneliti dan mengklasifikasikan setiap film berdasarkan golongan usia penonton yang sesuai.

"Jadi, kami tetapkan dari semua yang aspek yang kami nilai, menjadi film untuk semua umur, film untuk 13 tahun ke atas, film untuk dewasa 17 tahun ke atas, dan juga film untuk dewasa 21 tahun ke atas," ucap Naswardi.

Naswardi kemudian membeberkan bahwa proses penyensoran di lembaganya selalu berpegang pada dua kriteria penilaian utama.

Animasi Merah Putih: One for All Tetap Tayang di Biokop Tanah Air (YouTube)
Di tengah kontroversi karena kualitasnya yang memalukan, animasi Merah Putih: One for All tetap tayang di biokop Tanah Air (YouTube)

"Yang pertama disebut dengan acuan utama, kemudian yang kedua disebut dengan acuan pendukung. Di acuan utama itu terdiri dari tiga aspek yaitu tema, kemudian yang kedua konteks, dan yang ketiga adalah nuansa dan dampak," imbunya.

Lebih terperinci, ia juga menjelaskan ada enam unsur spesifik yang menjadi "lampu merah" dalam setiap dialog, monolog, maupun adegan sebuah film.

"Yang pertama, apakah dialog, monolog, adegan itu mengandung praktik atau unsur kekerasan? Apakah mengandung unsur yang berkaitan dengan pornografi? Apakah dialog, monolog, adegan itu berkaitan dengan visualisasi yang menjelaskan atau secara eksplisit menggambarkan tentang penggunaan atau peredaran narkotika?," ucap Naswardi.

Selain tiga hal tersebut, LSF juga sangat teliti dalam melihat ada tidaknya unsur perendahan harkat dan martabat kemanusiaan, pelecehan terhadap agama, hingga penggambaran perbuatan yang melawan hukum.

"Kemudian, apakah di dalam cerita film itu dialog monolognya, kemudian adegannya mengandung perendahan terhadap harkat martabat kemanusiaan? Merendahkan suku, agama, perempuan, diskriminasi terhadap kelompok tertentu ya, termasuk perendahan, pelecehan terhadap agama," tutur Naswardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuh Kritikan, Apakah Film Merah Putih One for All Batal Tayang di Bioskop?

Penuh Kritikan, Apakah Film Merah Putih One for All Batal Tayang di Bioskop?

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:58 WIB

Film Merah Putih One For All Dipastikan Bukan Proyek Dadakan, Sudah Digarap Sejak Tahun Lalu

Film Merah Putih One For All Dipastikan Bukan Proyek Dadakan, Sudah Digarap Sejak Tahun Lalu

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:52 WIB

Sutradara Merah Putih One For All Banjir Tawaran Wawancara, Sampai Punya Julukan Ini

Sutradara Merah Putih One For All Banjir Tawaran Wawancara, Sampai Punya Julukan Ini

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:51 WIB

Perjuangan Tembus Bioskop, Film 'Merah Putih One For All' Sempat Ditolak dan Minta Revisi oleh XXI

Perjuangan Tembus Bioskop, Film 'Merah Putih One For All' Sempat Ditolak dan Minta Revisi oleh XXI

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:50 WIB

Kemenparekraf Klarifikasi Bantuan Dana Film Animasi Merah Putih: One For All

Kemenparekraf Klarifikasi Bantuan Dana Film Animasi Merah Putih: One For All

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Kena Kritik Pedas, Animasi Merah Putih: One for All Tetap Tayang di Bioskop?

Kena Kritik Pedas, Animasi Merah Putih: One for All Tetap Tayang di Bioskop?

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Takut Takabur, Aldi Tetap Gunakan Jargon 'Semua Milik Allah' Usai Disentil Ustaz

Takut Takabur, Aldi Tetap Gunakan Jargon 'Semua Milik Allah' Usai Disentil Ustaz

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 10:00 WIB

Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara

Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 09:58 WIB

Pembeli Burgernya Disiram Air, Aldi Taher Ogah Emosi: Wahana Siraman Cinta!

Pembeli Burgernya Disiram Air, Aldi Taher Ogah Emosi: Wahana Siraman Cinta!

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 09:30 WIB

Aldi Taher Sujud Syukur Bakal Terbang ke New York Fashion Week, Siap Pamer Batik Lokal

Aldi Taher Sujud Syukur Bakal Terbang ke New York Fashion Week, Siap Pamer Batik Lokal

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 08:49 WIB

Menang Badminton Lawan Betrand Peto, Samuel Cipta Tepati Nazar ke Fans

Menang Badminton Lawan Betrand Peto, Samuel Cipta Tepati Nazar ke Fans

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 08:28 WIB

Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki

Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 22:00 WIB

Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron

Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 21:05 WIB

Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi

Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 20:10 WIB

Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir

Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 19:35 WIB

Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan

Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 19:05 WIB