Daun Telinga Mpok Alpa Layu Sebelum Wafat, Tanda Kematian atau Mitos?

Yazir F, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:11 WIB
Daun Telinga Mpok Alpa Layu Sebelum Wafat, Tanda Kematian atau Mitos?
Mpok Alpa meninggal dunia. (Instagram/@nina_mpokalpa)

Suara.com - Kepergian komedian dan presenter Mpok Alpa meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air.

Di tengah suasana duka, sejumlah warganet justru salah fokus dengan kondisi daun telinga Mpok Alpa yang sudah layu dalam konten TikTok Ruben Onsu.

Saat itu, Ruben Onsu tengah menjenguk Mpok Alpa yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia.

Namun, kondisi daun telinga Mpok Alpa yang layu ini justru menjadi perbincangan warganet.

"Daun telinganya udah layu ya," kata @hiini**. "Daun telinganya ya Allah," sahut akun @sydar***.

"Bedain aja telinga Mpok Alpa dengan Ruben udah jelas bedanya," timpal @araiy***.

Tak sedikit warganet yang bertanya-tanya benar atau tidak daun telinga layu seperti Mpok Alpa tersebut adalah pertanda seseorang akan menjemput ajalnya.

Kepercayaan bahwa perubahan pada telinga merupakan tanda kematian telah lama ada di sebagian kalangan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Soimah 'Ospek' Pacar Anak Sampai Nangis

baca juga

Dalam perspektif Islam berdasarkan Imam Al-Ghazali, daun telinga layu dan ujungnya perlahan masuk ke dalam termasuk ciri-ciri kematian.

Tanda daun telinga layu ini diyakini muncul beberapa hari menjelang ajal tiba.

Bahkan, beberapa kepercayaan menyebut daun telinga akan mulai layu tepat 100 hari sebelum seseorang meninggal, meski hal ini tidak memiliki dasar yang jelas.

Sementara berdasarkan ilmu kedokteran, daun telinga yang terlihat layu atau kendur sama sekali bukan merupakan tanda pasti kematian.

Para ahli medis menegaskan bahwa tidak ada korelasi langsung antara kondisi daun telinga layu dengan sisa usia seseorang.

Secara medis, kondisi ini disebut sebagai ptosis aurikularis yang bisa dijelaskan secara ilmiah melalui berbagai faktor yang tidak ada hubungannya dengan ajal.

Adapun beberapa penyebab utama mengapa daun telinga layu seperti yang dialami Mpok Alpa sebelum meninggal dunia, antara lain:

1. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin pada kulit secara alami menurun.

Hal ini menyebabkan kulit, termasuk di area daun telinga yang tipis, menjadi kendur dan kehilangan elastisitasnya.

2. Faktor Genetik

Beberapa orang memang cenderung memiliki jaringan ikat yang lebih lemah, sehingga daun telinganya layu karena faktor genetik.

3. Kondisi Kesehatan Tertentu

Penyakit seperti sindrom Ehlers-Danlos atau sindrom Marfan juga dapat memengaruhi jaringan ikat di seluruh tubuh, termasuk telinga.

4. Dehidrasi atau Penurunan Berat Badan Drastis

Kehilangan cairan atau massa tubuh secara signifikan dapat membuat kulit tampak kendur dan ini juga bisa terlihat pada telinga.

5. Paparan Sinar Matahari Berlebih

Sinar UV dapat merusak kolagen dan mempercepat penuaan kulit, termasuk di area telinga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuh Haru, Elly Sugigi Ungkap Doa Terakhir Mendiang Mpok Alpa untuk Dirinya dan Umi Pipik

Penuh Haru, Elly Sugigi Ungkap Doa Terakhir Mendiang Mpok Alpa untuk Dirinya dan Umi Pipik

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:58 WIB

Liku Asmara Mpok Alpa: Pernikahan Dini, Perceraian, Baru Menemukan Cinta Sejati

Liku Asmara Mpok Alpa: Pernikahan Dini, Perceraian, Baru Menemukan Cinta Sejati

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:52 WIB

Tiba di Rumah Duka Mpok Alpa, Tangis Melaney Ricardo Pecah

Tiba di Rumah Duka Mpok Alpa, Tangis Melaney Ricardo Pecah

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Momen Terakhir Mpok Alpa, Warganet Salfok Daun Telinga Sang Komedian Sudah Layu

Momen Terakhir Mpok Alpa, Warganet Salfok Daun Telinga Sang Komedian Sudah Layu

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:50 WIB

Almarhumah Mpok Alpa Terkenal Karena Apa? Ini Perjalanan Karier Sang Pedangdut yang Jadi Komedian

Almarhumah Mpok Alpa Terkenal Karena Apa? Ini Perjalanan Karier Sang Pedangdut yang Jadi Komedian

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:41 WIB

Orang Ini Bisa-bisanya Minta Foto Bareng Saat Raffi Ahmad Lihat Jenazah Mpok Alpa

Orang Ini Bisa-bisanya Minta Foto Bareng Saat Raffi Ahmad Lihat Jenazah Mpok Alpa

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:51 WIB

Terkini

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×