Sering Ditolak Label, Yovie Widianto Ungkap Perjuangan Garap Lagu-Lagu Hits di Konser Miliaran Cinta

Sumarni, Adiyoga Priyambodo

Senin, 22 September 2025 | 12:05 WIB
Sering Ditolak Label, Yovie Widianto Ungkap Perjuangan Garap Lagu-Lagu Hits di Konser Miliaran Cinta
Komposer Andi Rianto {kiri) dan Yovie Widianto (kanan) tampil pada pertunjukan musik yang bertajuk "Miliaran Cinta Yovie Widianto, Andi Rianto Berkonser" di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Minggu (21/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Di awal kariernya, karya Yovie Widianto sering ditolak karena dianggap terlalu rumit secara musikal.
  • Ia kemudian menemukan formula pop progresif yang menggabungkan harmoni kompleks dengan lirik puitis.
  • Yovie menekankan bahwa karya yang lahir dari ketulusan akan selalu menyentuh hati pendengarnya.
     
     

Suara.com - Maestro musik Indonesia, Yovie Widianto, membagikan kisah perjalanan kariernya yang tidak selalu mulus.

Lelaki 57 tahun mengungkapkan bahwa pada awal kariernya, karya-karyanya justru sering ditolak oleh label rekaman.

Penyebabnya adalah aransemen musik yang ia ciptakan dinilai terlalu rumit untuk pasar pada saat itu.

Musisi asal Bandung ini memang pertama dikenal dengan gaya permainan pianonya yang memiliki sentuhan jazz dan fusion yang kental.

"Sebenarnya awalnya buat lagu itu cukup sulit, karena hampir semua label agak menolak dari lagu-lagu saya dibuat karena chord-nya agak rumit," kenang Yovie di panggung acara 'Miliaran Cinta Yovie Widianto - Andi Rianto Berkonser' di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 21 September 2025.

Komposer Yovie Widianto tampil pada pertunjukan musik yang bertajuk "Miliaran Cinta Yovie Widianto, Andi Rianto Berkonser" di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Minggu (21/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Komposer Yovie Widianto tampil pada pertunjukan musik yang bertajuk "Miliaran Cinta Yovie Widianto, Andi Rianto Berkonser" di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Minggu (21/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Yovie Widianto kemudian mencontohkan jenis musik yang sering ia mainkan di masa lalu, yang penuh dengan progresi akor yang kompleks.

Permainan musik seperti itulah yang membuat banyak pihak ragu untuk merilis lagu-lagunya.

"Ke mana-mana, 'Yov, susah Yov lagu itu, Yov'. Akhirnya ke sini ditolak, di sana ditolak," kisah Yovie.

Setelah mengalami berbagai penolakan, Yovie Widianto belajar untuk menemukan format musik yang berbeda, namun tetap mempertahankan ciri khasnya.

baca juga

Ia akhirnya berhasil memadukan harmoni yang kompleks dengan lirik puitis dan tema yang kuat, sebuah format yang kini dikenal sebagai pop progresif.

"Memainkan harmoni, lirik dengan tema yang cukup akurat dengan menyimpan kata-kata yang unik di salah satu bagian, sehingga bisa diingat dengan cepat. Itu juga cukup sulit," papar Yovie.

Sebagai pembuktian kejeniusannya, Yovie Widianto menunjukkan kemampuan menciptakan musik secara spontan dari nada acak yang diberikan penonton.

Ia menegaskan bahwa not apa pun bisa menjadi sebuah karya yang indah jika diciptakan dengan ketulusan.

"Jadi, akhirnya not apa pun dibunyikan, apabila lahir dari ketulusan, biasanya punya kekuatan. Sesuatu yang lahir dari hati, akan diterima dengan hati yang luar biasa," pungkas Yovie. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Gedubrak, Isyana Sarasvati Kini Jadi Gong di Konser 'Miliaran Cinta'

Dulu Gedubrak, Isyana Sarasvati Kini Jadi Gong di Konser 'Miliaran Cinta'

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 11:21 WIB

Deretan Artis yang Menggelar Konser di Roblox

Deretan Artis yang Menggelar Konser di Roblox

Tekno | Senin, 22 September 2025 | 10:40 WIB

Konser Miliaran Cinta Sukses Digelar, Yovie Widianto Kenang Perjalanan Karier di Panggung Musik

Konser Miliaran Cinta Sukses Digelar, Yovie Widianto Kenang Perjalanan Karier di Panggung Musik

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 08:01 WIB

Konser Miliaran Cinta: Kolaborasi Yovie Widianto dan Andi Rianto yang Spektakuler

Konser Miliaran Cinta: Kolaborasi Yovie Widianto dan Andi Rianto yang Spektakuler

Foto | Senin, 22 September 2025 | 06:00 WIB

Yovie Widianto Akui Suka K-Pop di Konser Miliaran Cinta, Bangga Lagunya Dinyanyikan Artis Korea

Yovie Widianto Akui Suka K-Pop di Konser Miliaran Cinta, Bangga Lagunya Dinyanyikan Artis Korea

Entertainment | Minggu, 21 September 2025 | 21:18 WIB

Muse Mengguncang Jakarta: Malam Spektakuler Rock Futuristik di Pantai Karnaval Ancol

Muse Mengguncang Jakarta: Malam Spektakuler Rock Futuristik di Pantai Karnaval Ancol

Entertainment | Sabtu, 20 September 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×