
Memasuki 2010-an, Gary Iskak semakin produktif dengan membintangi lebih dari 35 film, puluhan sinetron, dan FTV yang memperkuat reputasinya.
Dia dikenal sebagai aktor fleksibel berkat kemampuannya berakting di genre komedi, drama, hingga horor tanpa kehilangan karakter khasnya.
Beberapa karya pentingnya pada periode ini termasuk Keluarga Tak Kasat Mata, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, dan Mangga Muda.
Film terakhir yang menampilkan dirinya, Sarung untuk Bapak, dirilis pada Oktober 2025 sebagai penutup perjalanan kreatifnya.
Kepergian Mendadak yang Mengguncang Industri Hiburan

Gary Iskak meninggal pada 29 November 2025 akibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor di kawasan Pesanggrahan.
Insiden tersebut membuatnya mengalami luka serius sehingga nyawanya tidak tertolong saat dirawat di RS Suyoto Jakarta Selatan.
Kabar duka dikonfirmasi keluarga dan segera menyebar luas, meninggalkan duka mendalam bagi kerabat dan rekan sesama artis.
Sebelum kepergiannya, Gary Iskak diperkenalkan sebagai anggota baru dari program konten horor misteri Diary Misteri Sara yang dibawakan oleh Sara Wijayanto.
Baca Juga: Film Uti Deng Keke Diputar di Bioskop CGV Hari Ini, Mongol Stres Girang
Warisan karya Gary akan terus hidup dan dikenang oleh publik sebagai bagian penting dari perjalanan sinema Indonesia.
Kisah perjalanan Gary Iskak menggambarkan ketekunan seorang aktor yang terus berkarya hingga akhir hayatnya meski menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Kontributor : Chusnul Chotimah