Suara.com - Pasangan pengantin baru Boiyen dan Rully Anggi Akbar sudah diterpa kasus yang tak menyenangkan.
Rully dituding sudah menipu dan menggelapkan dana investor yang mempercayainya.
Seorang pengusaha kuliner melayangkan somasi pada Rully karena diduga melakukan penipuan investasi.
"Dia punya usaha namanya Sateman Indonesia. Klien kami adalah investor yang berinvestasi di usaha tersebut," ujar Santono Baban dalam video yang hadir di kanal YouTube CumiCumi, Selasa, 23 Desember 2025.
Aliran dana investasi itu bukan masuk ke rekening perusahaan namun rekening pribadi Rully.
Laporannya pun tidak masuk akal, bahkan pengusaha kuliner itu tak mendapatkan profit dari investasinya.
Terlepas dari kasus ini, sebenarnya suami Boiyen ini punya bisnis apa saja? Ini dia ulasannya.

1. Sateman Indonesia (F&B)
Ini adalah bisnis utama yang saat ini sedang terseret kasus hukum.
Rumah makan yang menyajikan berbagai varian sate dengan bumbu khas Nusantara.
Berpusat di Sleman, Yogyakarta, namun dikabarkan memiliki cabang atau rencana ekspansi ke Jakarta.
2. Teman Travel by RAA
Rully memiliki latar belakang pendidikan Doktor (S3) Kajian Pariwisata dari UGM, yang ia implementasikan ke dalam bisnis biro perjalanan.
Fokus bisnisnya pada jasa pendampingan wisata (travel assistant) dan paket perjalanan baik domestik maupun mancanegara.
Dia tercatat telah mengelola bisnis jasa pariwisata ini selama lebih dari 10 tahun.
3. Konsultan Restoran and Hospitality
Memanfaatkan gelarnya Dr. Rully Anggi Akbar, S.ST. Par., M.M. Par., dia juga aktif sebagai konsultan profesional.
Layanan yang ditawarkan adalah memberikan jasa konsultasi strategis untuk pembukaan restoran baru, manajemen operasional hospitality, hingga pengembangan kurikulum pariwisata.
Selain ketiga bisnis itu, Rully juga seorang dosen tetap di Politeknik Sahid Jakarta dan dosen tamu di berbagai universitas ternama.
Terbaru dalam sebuah podcast, Boiyen bahkan meminta suaminya untuk ikut mengurus bisnis daster yang sudah dijalaninya.
Boiyen tak mengizinkan suaminya kerja di Dubai meski lamarannya sudah diterima karena tak ingin LDR.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah