Dituduh Jual Video Syur Inara Rusli, Wardatina Mawa Buka Suara: Jangan Putar Balikkan Fakta!

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Sabtu, 27 Desember 2025 | 09:30 WIB
Dituduh Jual Video Syur Inara Rusli, Wardatina Mawa Buka Suara: Jangan Putar Balikkan Fakta!
Pihak Wardatina Mawa membantah menjual video syur Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Menurut pengacara Mawa, video tersebut langsung diberikan ke penyidik. [Instagram]
baca 10 detik
  • Kuasa hukum Wardatina Mawa membantah tuduhan kliennya terlibat jual beli dan akses ilegal rekaman CCTV.
  • Laporan balik Insanul Fahmi dianggap upaya mengalihkan isu substansi utama dugaan perzinaan.
  • Wardatina Mawa melaporkan suaminya terkait dugaan perzinaan ke Polda Metro Jaya pada waktu sebelumnya.

Suara.com - Drama hukum yang melibatkan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli kian memanas.

Kubu Wardatina Mawa kini balik menyerang narasi yang dibangun oleh pihak suaminya, Insanul Fahmi terutama terkait laporan balik dugaan illegal access dan tuduhan jual beli video CCTV.

Pihak Mawa menilai laporan tersebut hanya menjadi upaya pengalihan isu yang berpotensi mengaburkan substansi utama perkara, dugaan perzinaan yang dilaporkan kliennya ke kepolisian.

Ditemui di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat, 26 Desember 2025, tim kuasa hukum Wardatina Mawa, Fedhli Faisal dan Darma Praja, menyampaikan bantahan keras terhadap berbagai tudingan yang dinilai menyudutkan klien mereka.

Keduanya menegaskan agar publik tidak terjebak pada isu sampingan dan tetap fokus pada inti persoalan.

Analogi "Cermin" soal CCTV

Darma Praja menanggapi polemik seputar siapa yang mengakses dan menyebarkan rekaman CCTV dengan analogi yang cukup tajam. 

Menurutnya, perdebatan soal asal-usul rekaman tidak seharusnya menutupi fakta yang terekam di dalamnya.

"Kalau saya boleh menganalogikan, rekaman itu kan ibaratnya cermin. Cermin itu hanya memantulkan kenyataannya. Apabila kenyataannya ada yang tidak benar, jangan salahkan cerminnya. Begitu juga dengan rekaman CCTV," kata Darma Praja. 

baca juga

Dia menekankan, apabila memang terdapat perbuatan terlarang yang terekam, maka yang harus dimintai pertanggungjawaban adalah pelakunya, bukan pihak yang menyerahkan rekaman tersebut kepada penyidik.

"Karena kami tegaskan posisi klien kami ini adalah korban. Klien kami ingin mendapatkan keadilan, ingin mendapatkan kebenaran sebagai seorang istri yang sah yang telah dikhianati," lanjutnya.

Bantah Isu Jual Beli Video Syur

Selain soal illegal access, kubu Mawa juga geram dengan tuduhan bahwa kliennya tergabung dalam grup percakapan yang diduga berniat menjual video CCTV ke media.

Fedhli Faisal menyebut tudingan tersebut tidak berdasar.

"Itu dijual itu seperti apa gitu? Karena sampai detik ini satu pun tidak ada yang punya, satu pun tidak ada yang memiliki, apa pernah ada yang lihat? Enggak pernah, kan?" ucap Fedhli.

Sang advokat menegaskan bahwa rekaman CCTV tersebut langsung diserahkan kepada penyidik dan tidak pernah berpindah tangan untuk tujuan komersial.

"Karena memang Mawa langsung memberikan kepada penyidik," ujarnya.

Fedhli juga menekankan bahwa Mawa tidak pernah melakukan penyebaran maupun memerintahkan pihak lain untuk mengakses CCTV secara ilegal.

"Saya tekankan lagi bahwa Mawa itu bukan penyebar. Jadi jangan diputarbalikkan," katanya.

Laporan Balik Dinilai Pengalihan Substansi

Terkait laporan balik Insanul Fahmi ke Bareskrim Polri atas dugaan illegal access, pihak Mawa memandang langkah tersebut sebagai manuver hukum yang berpotensi mengalihkan perhatian dari perkara utama. 

Meski menghormati hak setiap warga negara untuk melapor, Darma Praja menegaskan laporan tersebut tidak menghapus dugaan tindak pidana perzinaan.

"Laporan itu tidak bisa menghapuskan dugaan tindak pidana perzinaannya. Laporan itu tidak bisa mengaburkan substansi perkaranya, tidak bisa. Jadi tetap harus diperiksa," tutur Darma.

Darma mengingatkan agar publik tidak terkecoh dengan isu turunan yang justru membesar.

"Kenapa sekarang kok malah ribut, lebih besar, jangan sampai lebih besar kita membahas siapa illegal access-nya, padahal kasus utamanya kan perzinaan," tuturnya.

Kondisi Psikis Mawa Tertekan

Serangan balik dan berbagai tudingan yang dialamatkan kepada Wardatina Mawa turut berdampak pada kondisi psikologisnya. 

Di tengah proses hukum yang berjalan, Mawa justru merasa difitnah dan dipojokkan oleh narasi yang berkembang di ruang publik.

Menurut Fedhli, kliennya kini memilih membatasi diri dari sorotan media demi menjaga kondisi mentalnya.

"Ibu Mawa memang merasa lebih sedikit tertekan ya dengan fitnah-fitnah yang dilontarkan. Jadi dia secara psikis juga tidak nyaman dengan semua statement itu," ujar Fedhli.

Saat ini, Mawa memilih fokus menenangkan diri sambil menunggu proses hukum berjalan, baik di Polda Metro Jaya maupun kemungkinan pemanggilan dari Bareskrim terkait laporan balik suaminya.

Hingga Jumat, pihaknya mengaku belum menerima panggilan resmi terkait dugaan akses ilegal tersebut.

Sebagai informasi, konflik ini bermula saat Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan sebagaimana diatur dalam Pasal 284 KUHP. 

Dalam laporannya, Mawa menyerahkan bukti berupa rekaman CCTV yang diduga menampilkan adegan intim keduanya.

Menanggapi laporan tersebut, Insanul Fahmi menyatakan bahwa dirinya telah menikah siri dengan Inara Rusli sehari sebelum rekaman CCTV itu diambil, sehingga menolak disebut melakukan perzinaan. 

Tak berhenti di situ, Insanul juga melaporkan balik pihak-pihak yang diduga menyebarkan rekaman CCTV dengan tuduhan akses ilegal.

Perang hukum dan saling lapor ini pun kian memperpanjang konflik, menyeret kedua belah pihak ke dalam pusaran persoalan yang semakin kompleks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Virgoun, Sosok Diduga Penyebar Rekaman CCTV Rumah Inara Rusli Berinisial A

Bukan Virgoun, Sosok Diduga Penyebar Rekaman CCTV Rumah Inara Rusli Berinisial A

Entertainment | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:38 WIB

Diperiksa Kasus Zina, Insanul Fahmi Lega

Diperiksa Kasus Zina, Insanul Fahmi Lega

Entertainment | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:02 WIB

Suami Siri Inara Rusli Ungkap Alasan Poligami: Istri Sah Sering Tolak Hubungan Suami-Istri

Suami Siri Inara Rusli Ungkap Alasan Poligami: Istri Sah Sering Tolak Hubungan Suami-Istri

Entertainment | Kamis, 25 Desember 2025 | 18:45 WIB

Tinggal dengan Virgoun, Starla Dinilai Lebih Bahagia dan Ceria

Tinggal dengan Virgoun, Starla Dinilai Lebih Bahagia dan Ceria

Entertainment | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:30 WIB

Minta Pemeriksaan Ditunda, Insanul Fahmi Disentil Kenapa Bisa Diwawancara Media

Minta Pemeriksaan Ditunda, Insanul Fahmi Disentil Kenapa Bisa Diwawancara Media

Entertainment | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:34 WIB

Ogah Dimadu dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Siapkan Gugatan Cerai ke Insanul Fahmi

Ogah Dimadu dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Siapkan Gugatan Cerai ke Insanul Fahmi

Entertainment | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:33 WIB

Terkini

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×