Sembari syuting film Tinggal Meninggal, ditambah sang buah hati dirawat di rumah sakit, Muhadkly Acho berusaha menulis skenario Agak Laen: Menyala Pantiku! dari nol.
Dalam waktu tiga hari tiga malam, Acho berhasil memperbaiki kesalahannya,
"Ternyata, di 3 malam saya nulis di rumah sakit, justru ide-ide mengalir deras, termasuk adegan masjid yang sangat religius itu," kata Acho.
"Dan Alhamdulillah, tepat di malam takbiran, saya akhirnya berhasil merampungkan draft pertama," imbuhnya.
Melalui pengalamannya tersebut, Muhadkly Acho semakin meyakini bahwa ada kemudahan di balik setiap kesulitan.
"Malam itu saya kembali diingatkan, inna ma’al usri yusra. Bersama kesulitan, ada kemudahan," pungkasnya.
Menaggapi cerita Acho, pujian ramai dituliskan warganet maupun rekan-rekan Muhadkly Acho seperti Indra Jegel, Boris Bokir, Ernest Prakasa, serta Indah Permatasari.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! hingga saat ini masih tayang di bioskop-bioskop Tanah Air.
Jumlah penonton harian yang masih stabil sampai hari ke-35 membuat film Agak Laen: Menyala Pantiku! diyakini akan mampu melampaui capaian KKN di Desa Penari dan Jumbo sehingga menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi