Suara.com - Aksi kekerasan yang terjadi di lapangan sepak bola antar pemain ikut membuat Andre Taulany geram. Ini terlihat setelah dia mengunggah postingan mengomentari hal tersebut.
Seperti diketahui, aksi kekerasan dilakukan pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar yang menendang pemain Perseta 1970 Tulungagung hingga mengalami luka parah.
Insiden itu terjadi saat pertandingan babak 32 besar Grup CC Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 antara Putra Jaya vs Peserta 1970 Tulungagung, pada 5 Januari 2026.
Andre dibuat geleng-geleng kepala karena pelaku terang-terangan menendang korban saat main sepak bola.
"Main Sepak Bola kok kayak begini??? Ini sangat memalukan dan sangat berbahaya," komentarnya.
Pria 51 tahun ini sampai menyenggol Erick Thohir sebagai Ketua PSSI untuk mengambil langkah tegas pada pelaku.
"Harus ditindak tegas, tolong pak @erickthohir @pssi ini diberi perhatian," pintanya.
Dia kembali menyindir tentang permainan sepak bola yang dilakukan pelaku.
"Main sepak bola apa mau tarung drajat?" celetuknya.
Baca Juga: Masa Lalu John Herdman yang Kelam Dibongkar Habis-habisan Media Belanda
Selain meminta tindakan tegas dari PSSI, Andre sampai mengajak pasukan di Lapor Pak untuk ikut mengawal insiden kekerasan antar pemain seperti dalam video.
"Ayok Pasukin @laporpak_trans7 kita kawal, kasian ini mas nya sampe nyeplak gitu dadanya, kacau kacau!" ungkapnya.
Tak hanya itu, Andre bahkan sampai menandai beberapa pemain sepak bola legendaris seperti Cristiano Ronaldo.
Terbaru, pemain Putra Jaya itu sudah mendapatkan sanksi dari PSSI Jawa Timur.
Karier Hiimi berakhir karena dia diberi sanksi larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidupnya.
"Komite Disiplin (Komdis) PSSI Provinsi Jawa Timur menjatuhkan hukuman berat berupa larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup kepada pemain Klub Putra Jaya Pasuruan, Muh. Hilmi Gimnastiar (NPG 23)," tulis putusan Komdis PSSI Jatim yang dibagikan PS Putra Jaya.