Tinggalkan Zona Nyaman, Arya Saloka Jadi Anjelo dan Preman di Series Algojo

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:15 WIB
Tinggalkan Zona Nyaman, Arya Saloka Jadi Anjelo dan Preman di Series Algojo
Series Algojo yang dibintangi Arya Saloka, Randy Pangalila, dan Caitlin Harderman akan ayang di Vidio pada 16 Januari 2026. [Vidio]
Baca 10 detik
  • Vidio dan Screenplay Films meluncurkan series action berjudul Algojo, debut Arya Saloka dalam genre laga yang berlatar kerasnya Jakarta Utara.
  • Serial ini mengisahkan Zar, seorang "Anjelo", yang terpaksa menjadi pembunuh bayaran demi menyelamatkan ayahnya dari bahaya besar.
  • Algojo yang terdiri delapan episode dijadwalkan tayang eksklusif di platform Vidio mulai tanggal 16 Januari 2026.

Suara.com - Platform streaming Vidio bersama rumah produksi Screenplay Films baru saja memperkenalkan series terbaru bertajuk Algojo.

Mengambil latar belakang sisi kelam dan kerasnya kehidupan Jakarta Utara, serial ini menjadi momentum penting karena menandai debut aktor papan atas, Arya Saloka, dalam genre action.

Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 Januari 2026, para pemain dan sineas di balik layar memaparkan kompleksitas cerita yang memadukan aksi intens, drama keluarga, hingga humor satir khas jalanan.

Premis Unik: Dari 'Anjelo' Menjadi Mesin Pembunuh

Disutradarai oleh Rahabi Mandra, Algojo menawarkan premis yang tidak biasa.

Cerita berpusat pada tokoh Zar (Arya Saloka), seorang pemuda yang punya pekerjaan sebagai "Anjelo" alias antar-jemput pekerja seks komersial. 

Kehidupannya yang sederhana di pinggiran Jakarta berubah drastis ketika sebuah insiden berdarah menyeret ayahnya ke dalam bahaya besar. 

Demi menyelamatkan keluarganya, Zar terpaksa terjun ke dunia hitam dan berhadapan dengan organisasi pembunuh bayaran.

Wicky V Olindo, produser dari Screenplay Films, mengungkapkan bahwa ide cerita ini langsung memikat hati saat sesi brainstorming.

Baca Juga: Serial Terlaris dan Paling Banyak Ditonton di Vidio Sepanjang 2025

Latar belakang cerita yang mengangkat sisi lain Jakarta menjadi daya tarik utama.

"Ide Algojo ini langsung menangkap perhatian kita. Kita melatarbelakangi sebuah cerita yang sebenarnya ada unsur nyata-nyatanya. Which is ada daerah di penghujung Jakarta yang terkenal dengan tingginya tingkat kriminalitas," kata Wicky kepada awak media.

Series Algojo dibintangi Arya Saloka, Randy Pangalila, dan Caitlin Halderman siap tayang di Vidio pada 16 Januari 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]
Series Algojo dibintangi Arya Saloka, Randy Pangalila, dan Caitlin Halderman siap tayang di Vidio pada 16 Januari 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]

"Kami ingin mengangkat sesuatu yang lebih real, entah itu true story atau mitologi urban, tapi sesuatu yang familiar bagi kita di Jakarta," ucapnya menyambung.

Christo selaku perwakilan dari Vidio menambahkan bahwa Algojo memiliki diferensiasi yang kuat dibandingkan koleksi serial aksi Vidio lainnya. 

"World building-nya Jakarta Utara banget. Dari setting-nya, karakternya, hingga koreografinya sangat beda," imbuhnya.

Untuk memastikan autentisitas cerita, tim produksi tidak main-main dalam melakukan riset. 

Rahabi Mandra, sang sutradara, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Doms Dee, aktor yang juga berperan dalam serial ini.

Doms Dee disebut Rahabi sebagai "perpustakaan berjalan" mengenai seluk-beluk kehidupan jalanan di wilayah tersebut.

"Gue terpikat sekali ketika ditawari premis ada Anjelo mau jadi Algojo. Gue suka yang kontras seperti itu. Tapi gua merasa kurang paham areanya, sampai akhirnya ketemu Doms Dee. Gue banyak banget nanya sama dia, detail-detailnya, bahkan sampai celetukan-celetukan khas sana," ucap Rahabi.

Arya Saloka: Debut Laga yang Menguras Emosi

Sorotan utama tentu tertuju pada Arya Saloka. Dikenal luas lewat peran-peran drama romantis, suami fiktif sejuta umat ini mengambil risiko besar dengan keluar dari zona nyamannya. 

Memerankan Zar bukan sekadar soal adu jotos, tetapi juga menyampaikan emosi seorang anak yang terdesak keadaan.

"Ini pertama kalinya saya terjun ke action series. Berat secara fisik, tapi menarik karena setiap gerakan Zar punya alasan emosional. Dia bukan sekadar berkelahi, tetapi dia bertahan demi orang-orang yang dia sayangi, sambil berjuang menjaga nuraninya," tutur Arya.

Aktor 34 tahun itu juga menceritakan tantangan syuting yang berlangsung di bulan Ramadan. Arya harus menjaga stamina untuk adegan pertarungan berat meski sedang berpuasa. 

Transformasi fisiknya pun terlihat nyata, di mana Arya melakukan persiapan fisik intens dan diet ketat demi memvisualisasikan karakter Zar yang hidup di jalanan keras, meski dia enggan merinci detail penurunan berat badannya secara berlebihan.

Randy Pangalila dan Caitlin Halderman: Taktis dan Tangguh

Di sisi berseberangan, aktor spesialis laga Randy Pangalila memerankan Frengky, seorang algojo senior yang dingin, taktis, dan mematikan. 

Randy menyebut karakter ini sangat berbeda dari peran-peran sebelumnya yang mungkin lebih emosional atau meledak-ledak.

"Kalau Frengky itu didesain untuk karakter yang paling taktis, yang paling bisa semuanya. Ada bantingan, kuncian, pukulan, tendangan, semuanya itu ada di Frengky," ujar Randy. 

Randy dan Arya bahkan menjalani pelatihan dasar fisik selama dua bulan bersama Piranha Stunt sebelum masuk ke tahap koreografi, demi memastikan keamanan dan keindahan visual saat final battle.

Sementara itu, Caitlin Halderman hadir sebagai Icha, sosok perempuan yang menjadi kompas moral bagi Zar. 

Caitlin menegaskan bahwa karakternya bukan sekadar pemanis, melainkan sosok tangguh yang berani bermimpi di tengah lingkungan yang gelap.

Caitlin bahkan melakukan adegan berbahaya tanpa stuntman.

"Saya suka itu karena dari adegan itu (di episode 1) memang saya benar-benar enggak pakai stand in. Botol itu memang (dipukul) ke kepala saya," cerita Caitlin antusias.

Mengenai chemistry dengan Arya, Caitlin mengaku prosesnya berjalan natural meski awalnya sempat canggung. 

"Kebetulan dia (Arya) orangnya luwes banget. Dia suka ngobrol, suka bercanda. Jadi dari awal kami ketemu, makin ke sini makin sering ngobrol dan diskusi soal skrip," imbuhnya.

Serial ini juga dimeriahkan oleh vokalis band rock legendaris, Andi /rif, yang berperan sebagai Sadino, pemimpin organisasi kriminal yang karismatik namun kejam. 

Ada pula Yusuf Mahardika yang memerankan Gori, karakter yang disebutnya memiliki "gebrakan" di setiap episodenya.

Dengan total delapan episode, "Algojo" menjanjikan tontonan yang tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga mengajak penonton merenungi moralitas di wilayah abu-abu.

Serial ini dijadwalkan tayang eksklusif di Vidio mulai 16 Januari 2026.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI