Konser Brian Mcknight di Jakarta: Romantis dan Humoris

Sabtu, 17 Januari 2026 | 18:00 WIB
Konser Brian Mcknight di Jakarta: Romantis dan Humoris
Konser Brian Mcknight di Balai Sarbini, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Januari 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Brian McKnight memukau penonton di Balai Sarbini dengan vokal yang tetap terjaga dan aksi panggung yang memadukan sisi romantis serta humoris.
  • Konser terasa sangat personal karena Brian berbagi cerita tentang ulang tahun pernikahan ke-8 serta dedikasi album lagu pengantar tidur untuk putranya, Brian Jr.
  • Menandai 34 tahun berkarya, ia membawakan lagu-lagu legendaris seperti "Back At One" dan "One Last Cry" sebagai bentuk terima kasih atas kesetiaan penggemar di Indonesia.

Suara.com - Musisi legendaris asal Amerika Serikat, Brian McKnight, baru saja menyapa para penggemar di Indonesia. Ia menggelar konser bertajuk 'An Evening with Brian McKnight' di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 17 Januari 2026.

Brian Mcknight tampil dengan setelan jas biru muda dan memperlihatkan kepiawaian bermain gitar di lagu Superhero.

Adegan menggoyangkan pinggul menyesuaikan irama menjadi hiburan tersendiri bagi penonton.

Tak hanya lagu pembuka yang memukau, deretan tembang hits lainnya seperti 'Stay or Let It Go', 'Anytime', hingga 'The Only One For Me' turut dibawakan dengan kualitas vokal yang tetap prima.

Puncaknya, Brian Mcknight melantunkan dua lagu kebangsaan yang tak boleh terlewatkan, 'Back At One' serta 'One Last Cry'.

Brian McKnight sempat berhenti sejenak di sela-sela lagu untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada penonton yang hadir. Terlebih konser tersebut digelar di hari kerja.

"Merupakan sebuah kehormatan bisa berada di sini bersama kalian. Aku menyadari kalian memiliki banyak sekali pilihan hiburan untuk malam... ini hari Jumat, kan? Dan fakta bahwa kalian memilih menghabiskan malam Jumat ini di sini bersamaku," ucap Brian Mcknight di panggung.

Dalam narasi di panggung, musisi kelahiran Buffalo, New York ini merefleksikan perjalanan karier musik yang berlangsung lebih dari tiga dekade.

Brian Mcknight bahkan terkejut menyadari betapa lamanya ia telah berkecimpung di industri musik dunia untuk menghibur banyak orang.

Baca Juga: Peluncuran FolagoPro sebagai Promotor Konser, Umumkan "An Evening with Brian McKnight" di Jakarta

"Jika kalian terlambat... jika kalian tersesat... nama saya Brian McKnight," ucap sang musisi yang disambut gelak tawa penonton.

"Dan selama 34 tahun terakhir... rasanya gila bahkan untuk mengatakannya... selama 34 tahun terakhir saya telah menghibur kalian dengan lagu-lagu cinta," imbuhnya.

Brian Mcknight kemudian mengajak penonton untuk memutar waktu kembali menuju pertengahan era 90-an yang menjadi masa keemasannya.

Selain menghadirkan lagu-lagu kenamaan, konser Brian Mcknight semalam memang benar-benar terasa sangat personal.

Karena secara terbuka, Brian Mcknight berbagi cerita soal pernikahannya dengan sang istri tercinta, Leilani Malia Mendoza.

Ia mengungkapkan bahwa hubungan mereka telah berjalan sangat lama dan baru saja melewati tonggak sejarah pernikahan yang penting bagi mereka berdua.

"Jadi, kami baru saja merayakan ulang tahun pernikahan kami yang... ups... yang ke-8," ucap musisi 56 tahun ini.

Suasana haru sekaligus bahagia juga menyelimuti Balai Sarbini saat Brian Mcknight mulai menceritakan anugerah terbesar dalam hidupnya saat ini, kehadiran sang buah hati.

"Dan tiga tahun lalu, Tuhan memberkati kami dengan kebahagiaan yang indah, putra saya Brian Jr., yang ada di sini," kata Brian Mcknight.

Brian Jr., putra kecilnya yang baru berusia tiga tahun, disebutnya sebagai sumber kebahagiaan. Membuat dirinya merasa kembali berjiwa muda.

"Saya bisa katakan, ini luar biasa. Uh, saya berusia 56 tahun dan saya memiliki anak berusia tiga tahun," kata Brian Mcknight.

"Rasanya seperti saya berusia 21 tahun lagi. Ini benar-benar luar biasa. Benar-benar sebuah berkah," imbuhnya bahagia.

Uniknya, di tengah cerita Brian Mcknight tentang sang anak, sempat terjadi sedikit gangguan audio teknis yang terdengar di telinganya.

Brian Mcknight yang dikenal memiliki selera humor pun menanggapi kejadian tersebut dengan santai sambil sedikit bercanda di hadapan para penonton.

"Tunggu, ada gangguan dari seseorang atau sesuatu di telinga saya? Apakah kalian bisa mendengarnya? Kalian tidak bisa mendengarnya? Oke, hanya saya saja," ucapnya sambil melanjutkan cerita.

"Dan, uh, sampai di mana tadi? Putra saya. Dia... setiap hari adalah hal baru. Dan saya tidak mengatakan putra saya jenius, tapi dia punya perfect pitch (pendengaran nada sempurna), dia kidal, dia sudah main golf... dia... Oke, putra saya memang jenius," papar sang musisi.

Inspirasi dari sang anak jugalah yang akhirnya mematahkan janji Brian Mcknight untuk tidak merilis album baru lagi sejak tahun 2020.

Ia mengaku sangat terinspirasi oleh Brian Jr. hingga terciptalah album khusus berisi lagu pengantar tidur yang didedikasikan sepenuhnya untuk sang putra.

"Karena begitu saya melihatnya, kata-kata dan musik mulai mengalir begitu saja. Dan saya menulis seluruh album lagu pengantar tidur khusus untuk Jr. yang berjudul 'McKnight Time Lullabies'," ucapnya.

Selain kepada anak, Brian McKnight semakin menunjukkan sisi romantisnya dengan menceritakan makna di balik album ke-20 miliknya yang bertajuk 'Exodus'.

Album yang dirilis pada masa pandemi tersebut, didedikasikan penuh untuk sang istri, Leilani, yang menjadi pilar kekuatannya selama ini.

"Lagu ini berbunyi, 'Aku tidak akan menggenggam tangan siapapun kecuali tanganmu'. Dan aku tidak akan mencium bibir siapapun kecuali bibirmu. Lagu itu sebenarnya berbunyi, 'Aku tidak sedang melihat siapapun. Aku tidak sedang memikirkan siapapun. Tidak ada orang lain yang berkesan'. Pikiran, tubuh, hati, dan jiwa, aku bukan milik siapapun... bukan milik siapapun... bukan milik siapapun... kecuali milikmu," tuturnya.

Momen refleksi lainnya muncul saat Brian McKnight mengenang masa-masa sulit pandemi COVID-19 yang sempat melumpuhkan dunia beberapa tahun lalu.

"Belum lama berselang seluruh dunia terjebak di tengah pandemi yang mengerikan," katanya.

Kini, ia merasa sangat bersyukur saat ini bisa melihat wajah-wajah penonton secara langsung tanpa ada lagi pembatas masker di antara mereka.

"Dan sekarang setelah saya berdiri di sini di depan kalian dengan semua orang duduk begitu berdekatan... tanpa ada satu pun masker yang terlihat," ungkapnya.

Terakhir, Brian McKnight menegaskan bahwa dedikasi para penggemar yang terus mendukungnya selama 34 tahun ini adalah alasan utama ia masih berdiri di panggung.

Musisi yang belasan kali dinominasikan untuk Grammy tersebut menyampaikan terima kasihnya karena dukungan tersebut telah membawanya kembali ke Jakarta dalam kondisi yang sehat dan bahagia.

"Malam ini dan saya berterima kasih lagi dari lubuk hati yang paling dalam. Terima kasih, terima kasih," ucapnya.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI