Selain itu juga sebagai pusat animasi yang berbagi pengetahuan dan pengalaman industri untuk membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Awal Mula Isu Perselingkuhan di Balik Animasi Nussa
Isu bermula dari unggahan akun @oishi_tv yang menyebut adanya WIL atau wanita idaman lain dalam lingkar internal kreator animasi Nussa.
Unggahan tersebut menyinggung ironi kesuksesan finansial Nussa yang kontras dengan kondisi pribadi salah satu pendirinya.
Akun itu juga mengingatkan publik agar tidak menyerang pihak pengelola Nussa saat ini karena kepemilikan channel telah berpindah tangan.
Tak lama berselang, Annisa muncul memberikan klarifikasi dan berterima kasih atas dukungan publik yang menguatkan posisinya.
"Makasih juga semua yang udah up case aku dan kasih dukungannya ya. It means a lot," tulis Annisa pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pada 2022, Annisa mengaku dikeluarkan dari perusahaan yang dia dirikan sendiri bersama mantan suaminya.
Alasan pemberhentian disebut karena dia dianggap tidak pernah bekerja selama tujuh tahun masa operasional perusahaan.
Baca Juga: Skandal di Balik Nussa, Dugaan Perselingkuhan Kreator Berujung Sengketa IP
Annisa membantah keras tuduhan tersebut dengan menyebut adanya bukti administratif berupa persetujuan dan tanda tangan resmi.
Kasus sengketa kepemilikan IP Nussa ini kemudian dibawa ke Pengadilan Agama sebagai upaya memperjuangkan hak yang dia klaim terampas.
Proses Hukum dan Dugaan Penggelapan
Dalam proses hukum, Annisa sempat memenangkan tahap awal sebelum pihak lawan mengajukan kasasi.
Putusan terakhir berstatus NO atau Niet Ontvankelijke Verklaard, menandakan gugatan belum menyentuh pokok perkara.
Di tengah proses itu, Annisa mengetahui kabar rencana penjualan IP Nussa ke Visinema saat perkara masih berjalan.