Suara.com - Skandal dugaan penggelapan pajak yang menyeret nama Cha Eun Woo dinilai sebagai salah satu krisis reputasi terbesar sepanjang kariernya.
Kasus ini tidak hanya menyangkut angka pajak yang fantastis, tetapi juga menyentuh isu sensitif kepercayaan publik di Korea Selatan.
Sebagai figur publik dengan citra nyaris sempurna, tuduhan ini menjadi guncangan besar bagi kariernya di hiburan dan iklan.
Reaksi industri muncul cepat, menandakan bahwa kasus ini dipandang serius bahkan sebelum keputusan hukum final diumumkan.
Pertanyaan utama kini bukan sekadar benar atau salah, melainkan seberapa dalam dampak skandal ini terhadap masa depan Cha Eun Woo.
Dampak Finansial Jangka Panjang

Tagihan pajak tambahan lebih dari 20 miliar Won langsung menempatkan Cha Eun Woo dalam tekanan finansial signifikan.
Jumlah tersebut belum termasuk potensi denda lanjutan jika hasil peninjauan kembali tetap menyatakan adanya pelanggaran.
Selain pajak, member ASTRO ini berisiko menghadapi penalti kontrak dari brand yang memiliki klausul moral ketat.
Sebagai salah satu selebritas dengan bayaran tertinggi, kerugian finansialnya bisa melampaui nilai pajak itu sendiri.
Baca Juga: Geger! Cha Eun Woo Diduga Kemplang Pajak Rp240 Miliar, Begini Kronologinya
Situasi ini menjadikan skandal pajak sebagai ancaman ekonomi paling serius dalam perjalanan kariernya sejauh ini.
Ancaman Terhadap Kontrak Iklan dan Endorsement

Dampak paling cepat terlihat berasal dari sektor iklan, yang selama ini menjadi tulang punggung pendapatan Cha Eun Woo.
Beberapa merek mulai menyembunyikan konten promosi sebagai langkah mitigasi risiko reputasi.
Langkah ini menunjukkan bahwa brand menilai kasus ini memiliki potensi merusak citra produk mereka.
Jika hasil audit menyudutkan idol-aktor kelahiran 1997 ini, pemutusan kontrak bisa terjadi secara permanen.
Statusnya sebagai "raja iklan" kini berada di titik paling rapuh sejak debutnya.