- Fico mengakui pernah hidup manipulatif dan terjebak pola "gali lubang tutup lubang" akibat masalah finansial serta judi online.
- Skandal utang tersebut merusak citranya, menyebabkan banyak pembatalan kontrak (cancel), dan hilangnya kepercayaan dari rekan sesama artis.
- Kini ia fokus membangun ulang kredibilitas lewat pekerjaan off-air dan berdamai dengan masa lalunya melalui karya film serta materi komedi.
Suara.com - Lama tak terdengar kabarnya, komika Fico Fachriza kembali muncul dengan film baru.
Menariknya, karakter bernama Ujang yang dia perankan dalam film bertajuk Setannya Cuan, cukup mirip dengan kisah hidup aslinya saat terjerat masalah finansial.
Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 23 Januari 2026, Fico membahas masa lalunya yang penuh polemik utang piutang, serta mengakui bahwa dirinya pernah menjadi sosok yang manipulatif demi bertahan hidup.
"Di sini tuh si Ujang perannya jadi orang yang kanan-kiri ikut, terus manipulatif. Nah, enggak tahu ya, ini faktor karena saya meranin karakter Ujang apa enggak, hidup saya ke situnya kebawa kanan-kiri, manipulatif," ungkap Fico di hadapan awak media.
Pengakuan "manipulatif" ini seolah mengonfirmasi desas-desus yang sempat beredar luas di industri hiburan beberapa tahun terakhir.
Fico diketahui memiliki rekam jejak buruk terkait masalah finansial, di mana dia kerap meminjam uang dalam jumlah besar kepada rekan sesama komika dan artis.
Pola "gali lubang tutup lubang" serta alasan-alasan fiktif yang dia gunakan untuk mendapatkan pinjaman inilah yang dia sebut sebagai perilaku manipulatif.
Pria berusia 31 tahun ini tidak menampik bahwa skandal "nipu" dan judi online tersebut memberikan pukulan telak bagi kariernya.
Citra jenaka yang dibangunnya seketika runtuh, digantikan dengan label negatif dari netizen dan hilangnya kepercayaan dari industri hiburan.
"Pemberitaan kemarin kan menurut aku jelek buat citra aku ya. Terus kalau jadi ada beberapa brand atau beberapa pihak yang akhirnya nge-cancel gitu, menurut aku jadi wajar-wajar aja," jelas Fico.
Adik dari komika Ananta Rispo ini menyadari bahwa kebiasaan berutang dan sulit membayar tersebut telah menghancurkan modal sosial terbesarnya, yakni kepercayaan.
Dia tidak menampik bahwa saat ini kredibilitasnya di mata teman-teman dekat sudah berada di titik nadir.
Ketika disinggung apakah dia masih melakukan kebiasaan meminjam uang atau "gali lubang" tersebut, Fico memberikan jawaban yang realistis dan menohok.
Dia mengaku sudah berhenti, bukan semata karena kesadaran, tetapi karena aksesnya sudah tertutup total.
"Teman-teman yang mau minjamin juga sudah enggak ada. Masa masih percaya? Aneh merekanya (kalau masih percaya). Jadi yang kayak gitu-gitu (bohong demi pinjam uang) udah dihindarin sih," seloroh Fico diiringi tawa getir.