- Aktor Anrez Putra Adelio tidak dapat mendampingi kelahiran anaknya dengan Friceilda Prillea (Icel) pada 31 Januari 2026 karena permintaannya ditolak.
- Icel menolak bantuan nafkah dan pernikahan dari Anrez melalui pesan WhatsApp, hanya menginginkan proses hukum terkait laporan TPKS berjalan.
- Anrez membantah dirinya baru muncul saat persalinan, menegaskan telah berupaya berkomunikasi sebelum putranya lahir selamat.
Suara.com - Aktor Anrez Adelio akhirnya buka suara pasca kabar kelahiran anak pertamanya dari Friceilda Prillea alias Icel mencuat ke publik.
Bukannya bahagia mendampingi momen sakral tersebut, Anrez justru harus gigit jari lantaran niatnya untuk hadir saat persalinan ditolak mentah-mentah oleh pihak Icel.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 2 Februari 2026, Anrez mengaku sebenarnya sudah berinisiatif menghubungi Icel dan keluarganya saat mendengar kabar persalinan sudah dekat.
Namun, upaya komunikasi tersebut bertepuk sebelah tangan.
"Aku sudah mau minta untuk mendampingi. Cuma karena memang tidak diberikan alamat dan tidak dikasih tahu. Ya intinya aku sudah mau minta untuk mendampingi, cuma memang mungkin dari pihak sananya merasa tidak perlu atau tidak mau, ya kita hargai," kata Anrez kepada awak media.
![Anrez Adelio [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/06/92621-anrez-adelio-instagram.jpg)
Bongkar Isi Chat Menohok
Lebih lanjut, aktor 28 tahun ini membongkar respons dingin yang dia terima dari Icel via pesan WhatsApp. Anrez menyebut bahwa Icel membalas pesannya, namun isinya justru penolakan tegas terhadap segala bentuk tanggung jawab personal yang ditawarkan Anrez, baik itu nafkah maupun pernikahan.
"Sempat dibalas tapi enggak ngasih alamat, sedangkan kan aku butuhnya alamat untuk datang ke sana," jelas Anrez.
"Intinya cuma dia bilang sudah enggak butuh dinafkahi, sudah enggak butuh ditemenin, pokoknya intinya nikahin juga sudah enggak butuh segala macam, cuma butuh proses hukumnya berjalan. Oh ya sudah," ungkap Anrez menirukan isi pesan tersebut.
Meski demikian, Anrez mencoba memisahkan antara urusan hukum dan kemanusiaan. Dia menyayangkan sikap tersebut karena niatnya murni ingin melihat sang buah hati.
"Aku bicara personal. Masalahnya kan kalau 'kayak gitu (hukum) biarin aja berjalan enggak apa-apa, yang aku bicarain kemarin adalah ini tentang kamu, aku, dan si anak tersebut'," tambahnya, menirukan balasannya kepada Icel.
![Anrez Adelio [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/06/24504-anrez-adelio-instagram.jpg)
Bantah Baru Muncul Saat Lahiran
Dalam kesempatan itu, Anrez juga meluapkan kekesalannya terhadap narasi yang beredar bahwa dirinya seolah-olah "ghosting" dan baru muncul saat bayi hendak lahir.
Dia menegaskan bahwa dirinya selalu berupaya menjalin komunikasi sejak lama, namun publik kadung termakan opini satu pihak.
"Jangan dibilang lagi aku baru muncul dan baru menghubungi ketika baru mau lahiran, ketika sudah delapan bulan. Selama ini ke mana saja? Itu sih yang pengen aku lurusin. Maksudnya percayalah aku punya semua buktinya, rapi," tegas Anrez.
Kendati akses untuk bertemu anak laki-lakinya tertutup rapat, Anrez tetap bersyukur mendengar kabar bahwa bayi tersebut lahir dengan selamat dan sehat.
Dia pun menitipkan pesan untuk Icel yang kini sedang dalam masa pemulihan pasca operasi caesar.
"Alhamdulillah kalau emang anaknya sehat, dianya juga sehat. Jaga kesehatan, apalagi baru lahiran itu butuh pemulihan. Ya jangan capek-capek, jangan stres-stres," ucap Anrez.
Sebagai informasi, Friceilda Prillea alias Icel melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki melalui operasi caesar pada Sabtu, 31 Januari 2026. Persalinan ini dilakukan di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Sebelumnya, Icel resmi melaporkan Anrez Adelio ke Polda Metro Jaya pada 29 Desember 2025, dengan nomor laporan LP/B/9510/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA. Anrez dilaporkan atas dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) lantaran dinilai ingkar janji untuk menikahi dan bertanggung jawab atas kehamilan Icel.
Hingga saat ini, Anrez mengaku belum menerima surat panggilan resmi dari kepolisian, namun menyatakan siap kooperatif jika sewaktu-waktu dipanggil penyidik.
"Aku tunggu panggilan polisi untuk undangan klarifikasinya. Karena enggak baik juga ya, selama ini kan publik juga baru mendengar sepihak," pungkasnya.