Suara.com - Sadali menjadi salah satu film Indonesia yang tayang di bioskop pada Februari 2026.
Saat menonton trailernya, warganet salah fokus dengan dialog-dialog pemeran yang mirip dengan film Dilan.
Namun bagi yang sudah menonton film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, hal itu tak begitu mengejutkan.
Pasalnya Pidi Baiq bukan hanya menulis skenario film untuk Dilan dan sekuel-sekuelnya saja.
Ketahui lebih jauh tentang film yang dibintangi Ajil Ditto tersebut melalui sinopsis dan fakta menarik Sadali berikut ini.
1. Sinopsis Film Sadali
Film Sadali menceritakan tentang kehidupan Sadali setelah perjodohannya dengan Arnaza kandas, begitu pula hubungannya dengan Mera.
Sadali yang merupakan seorang pelukis memilih menetap di Magelang bersama sang asisten untuk mempersiapkan pameran tunggal.
Suatu hari, Sadali bertemu Budi sang sahabat yang membawa kabar bahwa Mera akan menikah.
Sadali pun mendadak bertemu Mera dan Arnaza dalam situasi tak terduga.
Dua perempuan tersebut sama-sama masa lalu Sadali dengan cerita yang belum selesai.
Bertahan dalam penyesalan, memendam cinta, atau terus mencari jati diri menjadi hal yang harus dipilih Sadali. Mana yang akan ia pilih?
Sementara dalam trailer yang dirilis MVP Pictures, hubungan Ajil Ditto sebagai Sadali dan Hanggini sebagai Arnaza diperlihatkan.
Sadali dan Arnaza tampak menikmati keindahan Magelang, serta melukis bersama.
Namun di akhir trailer, Sadali ditampar oleh seorang pria. Arnaza pun menangis dengan ekspresi begitu terpukul.
Selanjutnya adegan-adegan mesra Sadali dengan Adinia Wirasti sebagai Mera diperlihatkan.
Suara Arnaza menangis, mempertanyakan siapa wanita yang bersama Sadali, menyiratkan perselingkuhan di antara mereka.
2. Fakta Menarik Film Sadali
Sadali ternyata sekuel dari film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu yang tayang di bioskop pada 2024 dan kini dapat ditonton ulang melalui Netflix.
Baik Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu maupun Sadali, skenarionya diulis oleh Pidi Baiq.
Meski dialog-dialognya mirip dengan film Dilan, Sadali memiliki nuansa yang berbeda karena tidak syuting di Bandung, melainkan Magelang.
Sutradara film Sadali pun berbeda, yaitu Kuntz Agus, bukan Fajar Bustomi yang menggarap Dilan.
Sebelumnya Kuntz Agus menggarap film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah (2025), Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu (2024), Dear Nathan: Thank You Salma (2022), serta Surga Yang Tak Dirindukan (2015).
Itu dia sinopsis dan fakta menarik film Sadali yang segera tayang di bioskop. Jangan sampai kelewatan ya!
Kontributor : Neressa Prahastiwi