Suara.com - Drama Ressa Rizky Rossano minta diakui Denada sebagai anak kandungnya malah jadi melebar ke mana-mana.
Terbaru muncul selebgram bernama Lita yang mengaku rumah tangganya hancur gara-gara suami selingkuh dengan Dini Kurnia, mantan istri Ressa.
Dalam video yang beredar dan diunggah akun Instagram neniagustin.na pada 6 Februari 2026, Lita mengungkapkan tentang masa lalunya.
Dia cerai karena suaminya selingkuh dengan Dini, mantan istri Ressa.
"Iya benar aku divorce itu memang karena dia (suami) selingkuh di tahun 2023 awal," ungkapnya.
Ketika masa lalunya diungkit lagi, sebenarnya dia cukup kaget karena itu sudah lama terjadi.
Saat itu masalahnya juga sudah ramai dibahas di Banyuwangi namun belum seviral sekarang.
"Sebenarnya sudah lama, makanya aku kaget juga. sebenarnya sudah sempat ramai dulu," lanjutnya.
Menurutnya, setelah Lita dan suami cerai, Dini di tahun yang sama langsung go public.
Ini menguatkan dugaan Lita jika memang suaminya direbut oleh Dini yang membuat rumah tangganya hancur.
Drama kehidupan Ressa baik dengan mantan istri yang jadi melebar ke mana-mana ini membuat netizen bingung.
Ini karena fokus tentang Denda dan Ressa menjadi pecah dengan isu lainnya.
Padahal netizen menganggap tetap fokus utama adalah Denada yang harus mengakui Ressa dan memberikan hak-haknya.
Gara-gara isunya melebar ke mana-mana, seolah kesalahan Denada tak diungkit lagi.
Apalagi Denada kini sudah membuat video pengakuan jika Ressa memang anak kandungnya yang dibuangnya 24 tahun lalu.
Denada memilih untuk tak muncul di TV atau media sosialnya sampai sekarang.
Sementara kehidupan Ressa yang kini dikuliti oleh netizen. Mulai dia dianggap menelantarkan anaknya dengan Dini.
Meski kemudian dia sudah mengklarifikasi jika tak penah menelantarkan anak dari Dini.
Isu yang muncul kemudian mengungkapkan jika anak Dini bukanlah anak Ressa.
Dini sudah hamil di luar nikah dengan teman kerjanya namun Ressa yang dulu sebagai pacarnya diminta untuk tanggung jawab.
Pihak Ressa juga sudah menunjukkan bukti jika memang Dini yang minta untuk tidak disangkut-pautkan dalam perkaranya dengan Denada.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah