Suara.com - Sinetron Para Pencari Tuhan telah memasuki jilid 19 dalam penayangannya di Ramadan tahun 2026 ini.
Belakangan serial yang tayang di SCTV dan Vidio tersebut jadi viral di media sosial.
Salah satu cuplikan adegan dari sinetron Para Pencari Tuhan rupanya banyak dibicarakan, salah satunya soal 19 juta lapangan kerja yang dijanjikan Gibran Rakabuming Raka saat kampanye.
Baru-baru ini, cuplikan adegan Jarwo Kwat yang berperan sebagai H. Ahmad Jalaluddin alias Pak Jalal dengan seorang guru jadi sorotan.
Pak Jalal tampak terkejut ketika mengetahui gaji seorang guru amat kecil.
"Gaji guru kecil banget," komentar Pak Jalal.
"Saya menyesuaikan gaji guru di sekolah negeri pak," jawab Muluk, sosok guru dalam Para Pencari Tuhan yang diperankan Raihan Khan.
Namun Pak Jalal tetap tidak terima. Menurutnya, gaji guru harus besar agar bisa fokus mengajar dan tidak mencari uang tambahan.
Sedangkan Muluk sudah menerima bahwa gaji guru di Indonesia memang kecil.
"Mestinya gaji guru tuh gede, sama kayak gaji anggota DPR," kata Pak Jalal yang membuat Muluk makin bingung.
"Ya supaya kualitas pendidikan lebih bagus, jadi nanti anggota DPR kita bisa lebih berkualitas," ucapnya.
![Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 19 [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/16/74076-sinetron-para-pencari-tuhan-jilid-19-instagram.jpg)
Di sisi lain, Muluk dan rekan sejawatnya justru malu apabila diberi gaji yang terlalu besar.
"Saya dan temen-temen malu kalau terima gaji terlalu besar," imbuhnya.
"Hah, kenapa mesti malu. Anggota DPR aja enggak ada malunya. Malah tambah fasilitas lagi. Hah. Makanya didemo," kata Pak Jalal.
Cuplikan adegan Para Pencari Tuhan yang mengkritik kondisi di Indonesia sebenarnya kembali menuai apresiasi.
Gaji guru di Indonesia bahkan terendah apabila dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN.
Kendati guru PNS maupun PPPK digaji hingga Rp7 jutaan, banyak guru honorer di Indonesia yang hanya menerima ratusan ribu per bulan.
Selain itu, DPR yang didemo karena ingin tambahan fasilitas pun benar-benar terjadi di Indonesia tahun 2025 lalu.
"Coba tayangan seperti ini jadi tayangan utama di istana dan Gedung DPR," komentar akun @BangEdd***.
"Cuma Pak Jalal yang ngegaji tuh empat guru buat ngajar anak jalanan senilai 10 juta," kata akun @ourhui***.
"Tumben banget nih engkong bener banget mulutnya," sahut akun @inirt***.
"Beliau sedang memasak," timpal akun @RJennife***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi