- Aktris Irish Bella debut sebagai Produser Eksekutif dalam film horor berjudul Dosa: Penebusan atau Pengampunan garapan HAS Picture.
- Proses produksi menghadapi kendala anggaran membengkak akibat ambisi visual sutradara serta pembatalan izin lokasi di Malang.
- Film yang dijadwalkan tayang 11 Juni 2026 ini mengisahkan teror mencekam yang dialami pasangan Bima dan Ersya.
Suara.com - Aktris Irish Bella resmi menandai debutnya di balik layar sebagai Produser Eksekutif lewat film horor perdana garapan HAS Picture dan HAS Creative bertajuk Dosa: Penebusan atau Pengampunan.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Mei 2026, dia blak-blakan membagikan pengalaman pusingnya mengurus anggaran produksi yang membengkak.
Perempuan 30 tahun tersebut mengaku perpindahan posisinya dari depan kamera ke balik layar adalah sebuah impian lama yang akhirnya terwujud.
Namun, dia tidak menampik ada beban berat yang harus ditanggung, terutama soal mengontrol laju kreativitas sutradara Sondang Pratama dan produser Reza Aditya.
"Kenapa saya bisa terjun ke sini? Ini salah satu wishlist sih sebenarnya. Sudah 16 tahun saya lebih banyak di depan kamera. Tantangannya di sini lebih ke kesenian bisnisnya. Saya suka jagain Mas Echa (Reza Aditya), 'Jangan terlalu liar'. Tapi pada akhirnya agak liar juga," kata Irish Bella kepada awak media.
![Jumpa pers film Dosa di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Mei 2026, [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/29773-jumpa-pers-film-dosa.jpg)
Keliaran ide Sondang terbukti dari permintaannya untuk membuat properti rumit di lokasi syuting demi kebutuhan visual.
"Tiba-tiba kok jadi bikin wahana di lokasi, pemain saya dimasukin ke dalam diputar-putar lagi," tambah istri Haldy Sabri tersebut sambil tertawa.
Reza Aditya, selaku produser, mengamini keluhan sang eksekutif produser. Dia membeberkan bahwa genre film yang memadukan drama, horor, slasher, dan gore ini memakan biaya ekstra.
Tantangan pra-produksi makin berat ketika pihak hotel di Malang membatalkan izin penggunaan lokasi karena takut citra hotel mereka rusak akibat adegan berdarah-darah.
Alhasil, tim produksi terpaksa menyewa dua studio dan membangun set kamar hotel raksasa dari nol.
![Jumpa pers film Dosa di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Mei 2026, [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/56102-jumpa-pers-film-dosa.jpg)
Tidak cuma memusingkan produser, ambisi visual sang sutradara juga turut "menyiksa" para aktor.
Jennifer Eve yang memerankan resepsionis misterius bernama Sharon diwajibkan melakukan dialog panjang satu napas tanpa berkedip di tengah setelan asap tebal.
"Aku mesti satu napas, terus enggak boleh kedip padahal ada asap-asapnya. Aku udah mau netes matanya. Akhirnya kalau udah berair banget, baru di-cut," keluh Jennifer.
Lain lagi dengan aktor senior Revaldo. Pemeran supir truk bernama Nanang ini terpaksa dilempar sejauh tujuh meter menggunakan sling kawat demi memuaskan keinginan sutradara mengambil gambar track back.
"Bayangan saya tuh mental didorong dua, tiga meter saja. Pas diskusi sama Sondang, dia nggak mau. Dia minta mentalnya tujuh meter sampai 10 meter," ucap Reza.
Di balik teror visual berdarah dan siksaan fisik di lokasi syuting, Dosa ternyata menyimpan napas cerita yang sangat personal dan emosional.
Sondang Pratama menceritakan bahwa premis awal film ini lahir dari ketakutan pribadinya di masa pandemi Covid-19.
"Awal mula ide ini waktu Covid. Kita enggak bisa ketemu orang tua kita. Ada kekhawatiran ketika banyak orang meninggal, takut kita tidak bisa berbakti lagi sama kedua orang tua. Jadi ini sebenarnya lebih kental di dramanya, hubungan antara anak laki-laki dan ibunya," beber Sondang.
Ikatan emosional itu rupanya berhasil dirasakan oleh Irsyadillah, aktor utama pemeran Bima. Dia mengaku sangat meresapi karakter yang dimainkannya.
"Buat aku pribadi itu juga personal karena aku tinggal sama ibu. Jadi untuk ngebawain Bima, ngebayangin juga dan merefleksi diri sendiri," ujar Irsyadillah.
Sebagai informasi, film Dosa: Penebusan atau Pengampunan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 11 Juni 2026.
Film ini mengisahkan Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya), yang nekat bepergian ke luar kota meski dilarang keras oleh sang ibu, Nungki (Dominique Sanda).
Perjalanan mereka berujung petaka ketika mobil yang ditumpangi kecelakaan akibat berpapasan dengan supir truk ugal-ugalan, Nanang (Revaldo).
Terdampar luka-luka, pasangan ini bermalam di sebuah hotel tua misterius yang dijaga resepsionis dingin, Sheren (Jennifer Eve).
Bukannya mendapat pertolongan, Bima dan Ersya justru terseret ke dalam serangkaian teror mengerikan dan siksaan sosok algojo tak kasatmata yang memaksa mereka menghadapi ganjaran atas dosa masa lalu.