Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua

Ferry Noviandi | Rena Pangesti | Suara.com

Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:58 WIB
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
Rayen Pono mengaku sampai nangis nonton fil Pesta Babi garapan Dandhy Laksono. [Rena Pagesti/Suara.com]
  • Rayen Pono menggelar nonton bareng film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono di Pamulang pada 15 Mei 2026.
  • Film tersebut mengungkap proyek pemerintah membabat 2,5 juta hektar hutan Papua untuk kepentingan industri biodiesel dan bioetanol.
  • Pembabatan hutan berdampak pada hilangnya tempat tinggal, sumber makanan, serta mata pencaharian utama bagi masyarakat adat Papua.

Suara.com - Musisi Rayen Pono menggelar acara nonton bareng film dokumenter, Pesta Babi.

Usai menyaksikan film garapan Dandhy Laksono, Rayen merasakan dilema yang sangat mendalam.

Dilema tersebut merupakan perasaan bersalah tapi juga bercampur kesedihan.

Rayen Pono bahkan sampai habis kata-kata untuk mewakili perasaan tersebut.

"Rasa bersalah, gue sebagai warga masyarakat di Jawa di kota besar gitu yang yang secara tidak langsung menjadi market, daripada apa yang sedang dibangun di sana," kata Rayen Pono ditemui di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat, 15 Mei 2026.

Rayen Pono nonton bareng (nobar) film Pesta Babi bersama para sahabat. [Rena Pagesti/Suara.com]
Rayen Pono nonton bareng (nobar) film Pesta Babi bersama para sahabat. [Rena Pagesti/Suara.com]

Sebab film tersebut memperlihatkan proyek mega pemerintah yang membabat 2,5 juta hektar hutan Papua.

Tujuannya untuk menanam kelapa sawit untuk biodiesel dan tebu untuk bioetanol yang menjadi bahan bakar.

Imbas dari pembabatan tersebut, hutan di tanah Papua hilang.

Masyarakat di sana pun kehilangan rumah, sumber makanan, serta mata pencaharian.

"Ketika nonton film ini ternyata kita jadi tahu. Mereka kehilangan rumah, habitat,pekerjaan," ucap Rayen Pono.

Belum lagi fakta bahwa tanah satu hektar di Papua hanya seharga Rp 300.000.

Bagaimana orang-orang bertahan di sana dengan uang tersebut sementara mereka kehilangan sumber pendapatan utama.

"Saya yakin orang yang menetapkan harga itu orang yang sudah enggak punya rasa kemanusiaan," kata personel Pasto ini.

Rayen menilai kondisi tersebut sudah sangat keterlaluan.

Baginya, pemaksaan terhadap hak-hak warga adat sudah masuk ke dalam kategori yang sangat ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan

Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:42 WIB

'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan

'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:27 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Terkini

Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua

Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:25 WIB

Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti

Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:01 WIB

Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan

Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:42 WIB

'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan

'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:27 WIB

Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!

Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:24 WIB

Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix

Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:00 WIB

BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya

BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:39 WIB

Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika

Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?

Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya

Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:10 WIB