- Festival Jakarta Beat Society 2026 akan diselenggarakan di M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada 22 hingga 23 Agustus 2026.
- Acara ini mempertemukan musisi lokal dengan pembeli internasional untuk membuka peluang ekspor musik ke panggung global.
- Sebanyak 40 grup musik tampil di hadapan delegasi festival mancanegara dalam acara yang terbuka gratis bagi publik.
Suara.com - Ajang bergengsi Jakarta Beat Society (JBS) 2026 akan kembali menyapa publik pada 22 dan 23 Agustus 2026.
Bertempat di pusat kreatif M Bloc Space, Jakarta Selatan, gelaran tahun ketiga ini menjanjikan pengalaman yang lebih megah, memadukan kemeriahan festival dengan peluang bisnis musik skala internasional.
Berbeda dengan festival musik pada umumnya, JBS memposisikan diri sebagai satu-satunya showcase festival di Indonesia.
Di sini, musik bukan hanya untuk didengarkan, tetapi juga dipamerkan kepada para "pembeli" (buyer) dan delegasi festival mancanegara.
"Jakarta Beat Society adalah etalase kekayaan musik kita. Kami mengundang delegasi hingga buyer dunia untuk menyaksikan langsung performa para penampil. Ini adalah jembatan nyata bagi musisi lokal menuju panggung global," ujar Franki Raden, Founder JBS sekaligus Direktur Indonesian Music Expo (IMEX), dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026).
Magnet Musisi Dunia dan Lokal
Antusiasme tahun ini melonjak tajam. Shindu Alpito, kurator JBS 2026, mengungkapkan bahwa ada hampir 200 band dari berbagai negara yang mendaftar melalui jalur open call.
"Tahun ini peningkatannya luar biasa. Sekitar 30 persen penampil berasal dari internasional. Semuanya unik dan berkualitas. Kami ingin JBS menjadi 'rumah' bagi musik global," kata Shindu.
Sederet nama besar dipastikan akan memanaskan panggung M Bloc, mulai dari legenda hip-hop Iwa K, duo elektronik Bottlesmoker, hingga Batavia Collective.
Tak ketinggalan penampilan megah dari Indonesian National Orchestra, Satya Cipta, Jordy Waelauruw, hingga dentuman magis Jegog SuarAgung dari Bali.
![Iwa K menjadi salah satu penampil di ajang Jakarta Beat Society (JBS) 2026 yang akan digelar di M Bloc Space pada 22 dan 23 Agustus 2026. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/18/25661-iwa-k.jpg)
Membuka Jalur Ekspor Musik
Tak hanya sekadar hura-hura, JBS 2026 menjadi ajang "perjodohan" bisnis. Sebanyak 40 grup musik akan mendapatkan kesempatan emas untuk dilirik oleh delegasi festival internasional ternama.
Nama-nama besar seperti GlobalFest (AS), Edinburgh Festival (Skotlandia), Jarasum Jazz Festival (Korea Selatan), hingga perwakilan dari Prancis, Swedia, Jepang, dan Australia akan hadir berburu talenta baru.
Ini adalah peluang emas bagi musisi lokal untuk menembus pasar Eropa, Amerika, hingga Asia Timur.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Puji Hastuti, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf DKI Jakarta, menegaskan bahwa acara ini adalah motor penggerak ekonomi.
"Lewat musik, kita tidak hanya mengenalkan budaya, tapi juga menggerakkan ekonomi kreatif dan mendukung kemajuan UMKM di Jakarta," tuturnya.
Catat Tanggalnya: Gratis untuk Umum
Jakarta, sebagai kota global, kini telah memiliki ekosistem musik yang matang, mulai dari genre indie rock, hip-hop, jazz, hingga world beat.
JBS 2026 hadir untuk merayakan ekosistem tersebut sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi wisata musik utama di Asia.
Bagi Anda yang ingin merasakan atmosfer festival kelas dunia, berdiskusi di sesi konferensi, atau sekadar menikmati pertunjukan musik lintas genre, silakan merapat ke M Bloc Space pada 22-23 Agustus 2026.
Kabar terbaiknya? Seluruh rangkaian acara Jakarta Beat Society 2026 ini terbuka untuk umum dan gratis!