Ramadhan di Zona Merah Covid-19

Oke Atmaja, Angga Budiyanto

Sabtu, 23 Mei 2020 | 05:52 WIB
Ramadhan di Zona Merah Covid-19
Umat Islam membaca Al-Quran di Masjid Al-Munawwar pada bulan suci Ramadhan di Pancoran, Jakarta, Selasa (5/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Bulan suci Ramadhan, merupakan bulan yang paling dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Bulan ini adalah bulan yang istimewa dibandingkan bulan-bulan yang lainnya, karena di bulan Ramadhan kitab suci Al-Quran diturunkan, bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan serta bulan yang penuh berkah. Karena keistimewaan itulah, umat Muslim memanfaatkan momen bulan Ramadhan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis (23/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis (23/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Selain itu, bulan Ramadhan juga dimanfaatkan banyak umat Muslim untuk berkumpul bersama keluarga disaat menjelang berakhirnya bulan Ramadhan. Bulan ini juga identik dengan aneka kuliner yang hanya ada saat Ramadhan, ngabuburit (melakukan kegiatan untuk menunggu waktu berbuka puasa), shalat Tarawih berjamaah, berburu takjil, berbuka puasa bersama kerabat dekat atau keluarga, hingga begadang hingga dini hari untuk membangunkan sahur.

Imam Ustaz H Deden M Ramadhan menyiarkan acara tadarus Al-Quran secara dalam jaringan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (28/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Imam Ustaz H Deden M Ramadhan menyiarkan acara tadarus Al-Quran secara dalam jaringan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (28/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Namun, nuansa Ramadhan di tahun ini dirasa sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Rutinitas-rutinitas serta kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan di bulan penuh berkah ini, untuk sementara waktu harus ditiadakan demi memutus mata rantai penyebaran pandemi Corona (COVID-19) yang saat ini tengah melanda Indonesia, termasuk DKI Jakarta yang menjadi zona merah.

Suasana sepi di Masjid Al-Munawwar pada bulan suci Ramadhan di Pancoran, Jakarta, Selasa (5/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana sepi di Masjid Al-Munawwar pada bulan suci Ramadhan di Pancoran, Jakarta, Selasa (5/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti kegiatan beribadah yang biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid, pada Ramadhan tahun ini terpaksa harus ditiadakan dan digantikan dengan beribadah secara virtual. Seperti di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, kegiatan tadarus dan shalat Tarawih dilakukan secara virtual atau secara daring guna mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Ahmad Fauzi bersama keluarganya melaksanakan shalat tarawih di rumahnya di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Ahmad Fauzi bersama keluarganya melaksanakan shalat tarawih di rumahnya di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Namun, beribadah secara virtual tidak bisa diterapkan oleh semua umat Muslim, beberapa diantaranya melakukan ibadah secara langsung tapi tetap menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Untuk menyiasatinya, beberapa umat Muslim beribadah berjamaah di rumah masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh keluarga Ahmad Fauzi di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mereka melaksanakan shalat Tarawih berjamaah dan dilanjutkan dengan tadarus di rumah.

Sejumlah warga mengantre dengan menerapkan aturan jarak fisik atau 'physical distancing' untuk mendapatkan takjil gratis di Jalan Cempaka Putih Tengah, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (6/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah warga mengantre dengan menerapkan aturan jarak fisik atau 'physical distancing' untuk mendapatkan takjil gratis di Jalan Cempaka Putih Tengah, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (6/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Selain beribadah, ada kegiatan lain yang hanya bisa dilakukan saat bulan Ramadhan, kegiatan itu adalah ngabuburit dan berburu takjil. Ngabuburit dan berburu takjil di tengah pandemi tentu harus disertai dengan kesadaran penuh akan pentingnya menerapkan jarak fisik atau ‘physical distancing.’ Sebagai contoh, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengantre untuk mendapatkan takjil gratis dengan menerapkan jarak fisik. Pihak penyelenggara memasang garis pembatas berwarna kuning dengan jarak antar garis sepanjang sekitar dua meter.

Suasana sepi di Terminal Jatijajar, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (21/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana sepi di Terminal Jatijajar, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (21/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pandemi Corona (COVID-19) tidak hanya berdampak pada berubahnya pola beribadah serta berkegiatan masyarakat di bulan Ramadhan, tetapi juga berdampak pada pendapatan para penjual makanan khas saat Ramadhan, seperti pedagang kue kering dan pedagang parsel. Para pedagang mengaku mengalami penurunan omset penjualan hingga 70 persen karena sepi pembeli.

Pedagang parsel menunggu pembeli di Barito, Jakarta, Rabu (13/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pedagang parsel menunggu pembeli di Barito, Jakarta, Rabu (13/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Bulan Ramadhan yang hampir secara keseluruhan berjalan sepi dan tanpa ada kegiatan berkumpul di ruang umum ini, di penghujung berakhirnya bulan Ramadhan menjadi ramai kembali, seperti sebelum masuknya virus Corona di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Himpitan ekonomi yang mengharuskan sejumlah warga keluar rumah untuk mencari penghidupan, keinginan yang kuat untuk berburu baju lebaran, ditambah dengan dibukanya kembali beberapa sarana transportasi umum ke luar daerah membuat Jakarta kembali ramai. Tapi tentunya, bukan keramaian dengan nuansa kebahagiaan dan suka cita, melainkan keramaian berselimut kekhawatiran serta ketakutan.

Sejumlah calon penumpang bersiap melakukan lapor diri sebelum terbang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah calon penumpang bersiap melakukan lapor diri sebelum terbang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Kepolisian memeriksa kendaraan di Pos Penyekatan Jalur Mudik di Gerbang Tol Cikarang Barat, Kabupaten
Petugas Kepolisian memeriksa kendaraan di Pos Penyekatan Jalur Mudik di Gerbang Tol Cikarang Barat, Kabupaten

Kekhawatiran akan terus melonjaknya korban positif dan ketakutan akan virus yang belum ditemukan vaksinnya ini bisa saja menjangkiti diri kita dan orang yang kita cintai, di mana saja, dan kapan saja.


Foto dan Teks
Suara.com/Angga Budhiyanto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:48 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Terkini

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×