Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Alfian Winanto

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB
  • Nelayan menangkap ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
    Nelayan menangkap ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
    Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
    Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
    Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan menangkap ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]
  • Nelayan mencari ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]

Suara.com - Nelayan menangkap ikan di Danau Mawang yang dipenuhi alga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026). Pertumbuhan alga secara masif (ledakan alga) saat kemarau panjang di danau tersebut menyebabkan penurunan kualitas air hingga menjadi keruh.

Danau Mawang memiliki luas sekitar 50 hektare dan menjadi habitat berbagai jenis ikan yang dimanfaatkan warga sekitar sebagai sumber pendapatan. Ledakan alga kini mengancam keberlangsungan biota perairan serta aktivitas perikanan masyarakat.

Fenomena tersebut menjadi perhatian karena penurunan kualitas air dapat mengganggu keseimbangan ekosistem danau. Kondisi kemarau 2026 juga diprakirakan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dari kondisi normal.

Selain mengganggu habitat ikan, pertumbuhan alga secara masif berpotensi memengaruhi sumber penghidupan warga yang bergantung pada hasil perikanan Danau Mawang. ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Buka Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Soroti Perang hingga Krisis Lingkungan

Buka Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Soroti Perang hingga Krisis Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Yogyakarta Tak Kunjung Hujan, BMKG Ungkap Kondisi Terkini Kemarau DIY

Yogyakarta Tak Kunjung Hujan, BMKG Ungkap Kondisi Terkini Kemarau DIY

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Habis Kebakaran, Terbitlah Sawit: Skema Busuk Legalisasi Perusakan Alam

Habis Kebakaran, Terbitlah Sawit: Skema Busuk Legalisasi Perusakan Alam

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Mengapa Ambisi Biodiesel Indonesia Perlu Mempertimbangkan Risiko Ekologis?

Mengapa Ambisi Biodiesel Indonesia Perlu Mempertimbangkan Risiko Ekologis?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Membongkar Greenwashing: Saat Label Ramah Lingkungan Cuma Jadi Gimik Jualan

Membongkar Greenwashing: Saat Label Ramah Lingkungan Cuma Jadi Gimik Jualan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah"

Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah"

Foto | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Karhutla Masih Selimuti Kalimantan, WALHI Desak Tanggung Jawab Korporasi

Karhutla Masih Selimuti Kalimantan, WALHI Desak Tanggung Jawab Korporasi

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:55 WIB

DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Kinerja Keuangan Makin Sehat, Laba Bruto DIGI Melonjak Jadi 20 Persen

Kinerja Keuangan Makin Sehat, Laba Bruto DIGI Melonjak Jadi 20 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Menuju 131 Tahun, BRI Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Rakyat dan Memajukan Negeri

Menuju 131 Tahun, BRI Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Rakyat dan Memajukan Negeri

Sumbar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Rakyat Singapura Senang, Kualitas Udara di Sana Sedikit Membaik dari Asap Kebakaran Hutan Indonesia

Rakyat Singapura Senang, Kualitas Udara di Sana Sedikit Membaik dari Asap Kebakaran Hutan Indonesia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Dugaan Siswa SMPN 2 Cisarua Keracunan Susu UHT MBG, SPPG Buka Suara

Dugaan Siswa SMPN 2 Cisarua Keracunan Susu UHT MBG, SPPG Buka Suara

Bogor | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Lebih Higienis, Bebas Kuman! 5 Pelembap Kemasan Tube untuk Kulit Berjerawat

Lebih Higienis, Bebas Kuman! 5 Pelembap Kemasan Tube untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:51 WIB

BCA Perpanjang Masa Buyback Saham Hingga 23 Oktober

BCA Perpanjang Masa Buyback Saham Hingga 23 Oktober

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:51 WIB

×