Video Gus Samsudin melantunkan surah An-Nas ayat 5 saat diundang dokter Richard Lee bikin gaduh. Bukan saat melaflkan, namun karena pemilik padepokan Nur Dzat ini salah mengartikan ayat yang dibacanya.
Harusnya, makna surah An-Nas ayat 5 yang dibacakan adalah soal golongan jin yang membisikkan kejahatan dalam dada manusia. Namun, Gus Samsudin malah mengartikannya soal kewajiban jin dan manusia beribadah kepada Tuhan.
Video ini langsung diserbu. Makin panas setelah puluhan akun gosip Instagram ikut menyebar.
@the_nhova.k menulis, "Surat yang dia baca artinya; "Yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia". Dia nggak sadar surat Itu berarti menunjuk untuk dirinya sendiri."
Ditambahkan @nomanomerlima, "Banyak yang dukung lagi. Kalo di Malaysia udah ditangkap ni orang."
"Wkwkwkkw anak gue aja hafal terjemahan An-Naas," lanjut @sedyaarantri.
"Yang penting ada jin-jinnya kata si Udin," pungkas @yellta_lumercake.
Sebelumnya, ceramah dari Ustaz Adi Hidayat menjadi viral lantaran menyinggung perihal karomah, mukjizat, dan praktik perdukunan.
"Anda harus bedakan antara karomah dengan praktik perdukunan," tegas UAH, seperti dikutip Suarabogor.id dari akun TikTok @Hastahasta08 pada Kamis (18/8/2022).
Baca Juga: Istri Nangis-Nangis Lihat Pesulap Merah Ribut dengan Gus Samsudin, Takut Suaminya Tak Selamat
Pernyataan UAH ini seolah menyindir dukun-dukun yang kerap mengaku mendapatkan karomah dari Allah SWT untuk membuka praktik, tak terkecuali Gus Samsudin. Hal yang sama pun pernah disinggung oleh Ustaz Derry Sulaiman sebelumnya.
"Seakan-akan dia betul-betul melakukan sebuah kesaktian, mukjizat, karomah, seperti yang diberikan Allah oleh para wali-wali," tutur Derry Sulaiman lewat TikTok-nya, Senin (1/8/2022).
Kembali kepada ceramah UAH, sang pendakwah lantas menerangkan perbedaan antara karomah dan mukjizat. Secara umum, yang membedakan keduanya adalah soal sosok yang menerimanya.
"Mukjizat itu karunia yang Allah anugerahkan pada para nabi dan rasul dan sifatnya harus ditampakkan," tuturnya.
Mukjizat ini pula yang akan menjadi jawaban untuk menepis keraguan para umat akan kerasulan seorang rasul atau kenabian seorang nabi yang diutus Allah SWT.