SUARA GARUT - Seleksi ASN PPPK tahun 2023 akan dilakukan lebih besar lagi dari rekrutmen sebelumnya.
Menurut Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani formasi yang akan dibuka cukup besar dan mengalami peningkatan dari rekrutmen tahun 2022.
Prof Nunuk Suryani menjelaskan kebijakan itu dilakukan sesuai perintah Presiden Jokowi dalam menuntaskan masalah honorer.
"Saya turut berbahagia atas upaya bersama ini, terutama guru honorer yang akan diangkat ASN PPPK tahun ini," kata Prof Nunuk.
Bagi peserta yang belum mendapatkan penempatan, pada proses seleksi kali ini, dirinya meminta guru honorer untuk terus berjuang.
"Masih terbuka kesempatan mengikuti proses seleksi PPPK guru 2023," tandasnya.
Prof Nunuk menyebutkan setidaknya ada 600 ribu kuota yang tersedia dalam rekrutmen PPPK guru 2023 mendatang.
Akan tetapi rasa kekhawatiran kembali muncul dalam benak Prof Nunuk Suryani, dirinya takut kasus seleksi 2022 kembali terulang.
Meski formasi yang tersedia cukup besar, namun pemerintah daerah minim mengusulkan formasi.
"Kami sangat berharap pemda dapat mengajukan usulan formasi semaksimal mungkin," tegasnya.
Saat itu Formasi guru sebanyak 319,618, namun, formasi yang tersedia tidak diimbangi dengan usulan formasi dari Pemda.
Tidak cukup sampai disitu, ada beberapa Pemda yang membatalkan formasi, meski sudah diusulkan.(*)