Sosiolog Dr. Musni Umar: Ada Skenario Besar Jegal Anies, Salahsatunya Kasus Formula E. Begini Analisanya

Suara Garut

Jum'at, 28 April 2023 | 17:23 WIB
Sosiolog Dr. Musni Umar: Ada Skenario Besar Jegal Anies, Salahsatunya Kasus Formula E. Begini Analisanya
Sosiolog Musni Umar memaparkan analisanya (sumber: twitter @musniumar)

SUARA GARUT - Perkembangan politik tanah air semakin ramai dan dinamis, terlebih setelah PDI-P resmi mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024-2029.

Sebelumnya, Partai Nasdem telah lebih dulu mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Namun, indikasi menggagalkan Anies terus dilakukan oleh lawan-lawan politiknya dalam berbagai gerakan operasi senyap.

Hal tersebut diungkapkan oleh sosiolog asal Sulteng  yaitu Dr. Musni Umar. Ph.D dari Musni Umar Research & Consulting dalam unggahan videonya di beranda twitternya @musniumar yang  berdurasi 7.43 detik.

Menurut Musni, ada dua skenario besar yang tengah dimainkan untuk menjegal Anies. Pertama adalah menggunakan instrumen hukum terhadap kasus yang diada-adakan yaitu Formula E .

" Ini adalah masalah serius yang harus menjadi perhatian, karena ini kasus politik," ujarnya.

Yang kedua, menurut eks rektor Universitas Ibnu Chaldun itu adalah mengambil kepemimpinan partai demokrat dari AHY kepada kubu Moeldoko.

Sebagaimana kita tahu,Partai Demokrat di bawah AHY sudah mendukung Anies sebagai Cawapres bersama Nasdem dan  PKS.

Jika kubu Moeldoko berhasil mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat di bawah AHY, melalui intervensi PK dan diterima, maka dipastikan Anies akan gagal menjadi Capres 2024 karena tidak mencukupi syarat presidential threshold.

Jika kedua skenario tersebut gagal, dan Anies tetap menjadi Cawapres maka dibuat lagi skenario untuk menggagalkan Anies agar tidak menjadi Cawapres 2024.

baca juga

Musni memaparkan dua skenario lagi, yaitu mengait PPP yang sebenarnya menurutnya, suara PPP di bawa Soeharso Monoarva adalah condong kepada Anies, maka di buatlah skenario rakernas dan ditetapkanlah Plt dan menurut Musni ini adalah orang dari istana.

Apabila PPP mendukung pencalonan Capres dari PDIP saja tidak cukup. Harus ada Cawapres dari PPP yang diusung untuk memecah suara Anies, maka diduga Sandiaga Uno lah yang tepat.

"Karena suara Sandi sebenarnya adalah suara Anies pada pemilihan gubernur 2017. Maka jika ini berhasil, suara Anies akan terpecah dan dialihkan kepada suara Capres PDI-P yaity Ganjar Pranowo," ujar Musni melanjutkan analisanya.

Skenario selanjutnya menurutnya  adalah soal Prabowo. Kita tahu bahwa  sebelumnya suara Prabowo banyak didukung oleh ulama dan muslim.

Pemilih Prabowo yang telah bermigrasi menjadi pendukung Anies ingin juga dipecah. Maka Prabowo  juga diusung untuk menjadi Calon Presiden.

Jika dilihat dari permainan belakangan ini   yang ingin mendampingi Prabowo adalah  Airlangga Hartarto.

Ini terindikasi dari loby-loby Prabowo kepada Abu Rizal Bakrie sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar.

Semangat rakyat untuk menciptakan perubahan begitu besar di setiap daerah. Jika skenario itu terjadi rakyat bisa marah.

Maka harapan  semua rakyat adalah pemilu dilaksanakan secara Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia.

"Jujur dan Adil adalah syarat yang harus ditegakkan, jika negeri ini ingin lebih baik seperti yang diharapkan bersama." pungkas Musni. (*)

Editor: Farhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP DKI Akui Ada Kadernya yang Sempat Dukung Anies Nyapres, Tapi Bukan Suara Partai

PPP DKI Akui Ada Kadernya yang Sempat Dukung Anies Nyapres, Tapi Bukan Suara Partai

Kotak Suara | Jum'at, 28 April 2023 | 17:06 WIB

Survei Poltracking Simulasi 10 Nama Capres: Prabowo 'Sikut-sikutan' dengan Ganjar, Anies Terpaut di Urutan 3

Survei Poltracking Simulasi 10 Nama Capres: Prabowo 'Sikut-sikutan' dengan Ganjar, Anies Terpaut di Urutan 3

Kotak Suara | Jum'at, 28 April 2023 | 16:10 WIB

Jatuh Bangun Sandiaga Jadi 'Wakil Langganan', Bakal Berjaya dengan Ganjar?

Jatuh Bangun Sandiaga Jadi 'Wakil Langganan', Bakal Berjaya dengan Ganjar?

News | Jum'at, 28 April 2023 | 13:50 WIB

Terkini

Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya

Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:45 WIB

5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun

5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:45 WIB

5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:42 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Drama China Derailment: Penuh Plot Twist Mind Blowing atau Cuma Menjual Visual?

Drama China Derailment: Penuh Plot Twist Mind Blowing atau Cuma Menjual Visual?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:39 WIB

Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang

Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang

Banten | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:31 WIB

Mengintip Teror  402: Rumah Sakit Angker Korea, Film Horor Adaptasi yang Mencekam

Mengintip Teror 402: Rumah Sakit Angker Korea, Film Horor Adaptasi yang Mencekam

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:30 WIB

Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban

Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban

Jabar | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:17 WIB

Begadang Nonton Bola? Ini 5 Trik Biar Gak Kelihatan Zombie di Kantor

Begadang Nonton Bola? Ini 5 Trik Biar Gak Kelihatan Zombie di Kantor

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:15 WIB

Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM

Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:10 WIB

×