SUARA GARUT - Uya Kuya membantah tudingan bahwa ia ditunggangi oleh orang lain untuk membahas satu kasus di podcastnya.
Serangan itu muncul usai podcastnya dengan aktor Tio Pakusadewo yang membicarakan sisi gelap di dalam Lapas.
Namun dalam salah satu ungkapannya, Uya Kuya secara gamblang membatah dan menyebutkan dirinya adalah orang yang tidak bisa dibeli.
Dalam podcast tersebut ia mengungkapkan bahwa ada bisnis anak menteri di Lapas serta jual beli Narkoba serta minuman keras.
Usai podcast tersebut viral tampaknya banyak orang menuding ada orang yang memiliki kepentingan politik di belakang Uya Kuya.
"Saya dari dulu ya dari 2 tahun yang lalu saya mulai podcast itu tidak ada saya ditunggangi oleh siapapun tidak pernah sekalipun juga," kata Uya Kuya.
Uya mengaku tidak ada orang yang bayar untuk membahas kasus tertentu.
Apa yang dibicarakan Uya Kuya di podcast berlalu begitu saja tanpa ada yang bayar oleh siapapun karena saya orangnya tidak bisa dibayar.
"Saya punya integritas itu murni karena emang topik obrolan yang mengalir begitu saja dan kalaupun ada saya mengangkat dulu menolong orang-orang kecil yang mengalami ketidakpastian hukum itu karena murni datang dari diri saya sendiri kepedulian saya," ungkapnya.
Baca Juga: Program Kampung Membangun, Pilar: Kampung Wadassari Jadi Destinasi Wisata Budaya Jawa di Tangsel
"Ingat saya orang tidak bisa dibeli dan saya sadar dari dulu dari tahun lalu banyak podcast saya yang tiba-tiba saya dimusuhin oleh orang. Ada orang yang benci saya nggak apa-apa selama tujuan kita baik," imbuhnya.(*)