Sejain itu, pasar ini juga memiliki nilai tambah diproses menjadi makanan, selain dapat meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah).
"PAD dulu disektor ini hanya kami pungut pemasukan 30 juta Pak Bupati, sekarang hasil penilaian dan kesepakatan alhamdulillah bisa masuk mencapai 120 juta," tuturnya kepada bupati.
Kadiskanak Kabupaten Garut menyampaikan, anggaran yang digunakan untuk lantai bawah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut sekitar 700 juta rupiah, sementara untuk lantai dua adalah berasal dari bantuan Dirjen PDSPKP KKP sebesar 2,7 miliar rupiah.(*)