SUARA GARUT - Polemik masalah sapi qurban milik Dewi Perssik yang kabarnya mendapat penolakan menjadi masalah besar.
Hal ini mencuat usai Dewi Perssik sendiri yang meluapkan kekesalannya kepada Ketua RT 4 RW 6 Lebak Bulus yang menyebut sapinya ditolak.
Bahkan dari yang dibagikan Dewi Perssik, Ketua RT sampai meminta mahar Rp 100 juta untuk mengurus sapinya.
Namun sebaliknya dari pihak Ketua RT yang tidak terima dengan tudingan tersebut menyebut bahwa tidak ada permintaan uang sebesar itu.
Sementara itu diketahui bahwa Dewi Perssik pertama mendapatkan kabar tersebut dari ART yang bertemu Ketua RT.
Namun tanpa pikir panjang Dewi Perssik langsung meluapkan kekesalan tanpa klarifikasi lebih dulu.
Belakangan Dewi Perssik dan Ketua RT yang diketahui bernama Malkan itu pun melakukan mediasi.
Namun dari video yang beredar, mediasi yang dilakukan tersebut tidak membuahkan hasil.
Meski begitu, fakta baru terungkap bahwa memang Ketua RT sebenarnya tidak meminta uang Rp 100 juta dan telah diklarifikasi sang ART.
Baca Juga: Mediasi Dewi Persik dengan Ketua RT Berujung Cekcok, Hingga Dilantunkan Shalawat Nabi
Atas hal tersebut, Ketua RT pun merasa senang karena memang dirinya tidak meminta mahar tersebut.
“Saya sih seneng aja ketika ART yang menjadi sumber informasi dari bu Dewi telah mengakui bahwa saya tidak pernah meminta uang Rp100 juta sebagai pungli,” kata Malkan selaku Ketua RT 06, dikutip dari kanal YouTube Seleb Cam.
Terkait dengan tudingan tentang penolakan sapi, pihak Ketua RT juga menyebut tidak ada penolakan dan sapi qurban mili Depe sudah ada di tempat.
“Nggak pernah ada penolakan, kita menerima kok. Sapi (Dewi Perssik) ada di kita dari jam 10.00 WIB sampai jam 4 (sore), apa itu berupa penolakan? Enggak ada penolakan ya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Malkan menyebut tidak akan menolak siapapun yang ingi melaksanakan qurban. Bahkan dia berujar mau jin sekalipun yang berqurban akan dia potong.
“Ya, justru itu, saya enggak pernah ada kaitan dengan politik. Kalau bahasa saya, jin iprit pun ngasih sumbangan sapi buat kurban di sini, saya potong,” kata dia.
Kisruh sapi qurban Dewi Perssik yang mendapat penolakan dari pihak Ketua RT di wilayah tempat tinggalnya itu pun menjadi viral di medsos.
Bahkan video mediasi antara Dewi Perssik dan Ketua RT, Malkan sempat memenuhi linimasa di media sosial beberapa waktu lalu.***