SUARA GARUT - Belakangan ini pedangdut Dewi Perssik menuai sorotan usai perseteruanya dengan Malkan, Ketua RT 06 Cilandak Lebak Bulus, Jakarta Selatan mencuat.
Berawal dari permasalahan sapi qurban milik Dewi Perssik yang akan disumbangkan untuk warga Lebak Bulus kini berbuntut panjang.
Bahkan beredar kabar Dewi Perssik terancam akan diboikot dari stasiun televisi tanah air.
Ancaman itu mulai berhembus usai tayangan video mantan istri Angga Wijaya tersebut mengamuk saat mediasi dengan Malkan sang Ketua RT, viral di berbagai media sosial.
Dalam tayangan video viral itu, tampak Dewi Perssik berdiri dan menunjuk-nunjuk wajah ketua RT yang duduk dihadapannya.
Dewi Perssik pun berteriak-teriak di dalam mesjid tempat mereka melakukan mediasi satu sama lainnya.
Teriakan mantan istri Aldi Taher itu, tak kunjung berakhir, meski sejumlah asisten Dewi Perssik berusaha menenangkannya.
Sejumlah pernyataan dilontarkan Dewi Perssik dalam pertemuan dengan ketua RT Malkan, disaksikan warga setempat.
Dalam momen mencekam itu, sayup-sayup warga sekitar melantunkan bacaan sholawat, seolah hendak menenangkan Dewi Perssik.
Baca Juga: Pipi Lucinta Luna Nampak Lebam Jadi Sorotan, Netizen Curiga Abis Lakukan Hal ini
Sebagai penutup, mantan Istri Angga Wijaya itu menangis histeris sejadi-jadinya dihadapan awak media, karena merasa diperlakukan kasar oleh ketua RT.
Alhasil, tak sedikit warganet yang geram dengan tingkah arogan Dewi Perssik.
Bahkan mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memboikot perempuan berusia 37 tahun itu, dari pertelevisian.
Salah satunya seperti yang diunggah ulang @lambe_ano, dia meminta agar KPI memboikot Dewi Perssik dari pertelevisian.
Namun tak disangka, unggahan tersebut malah mendapat sejumlah dukungan dari warganet.
Mereka setuju pelantun mimpi manis itu diboikot dari pertelevisian. (*)