Salah satunya yaitu terkait permasalahan air, di mana pihaknya sudah melakukan kolaborasi dengan dinas terkait serta juga melakukan swadaya dengan masyarakat untuk membangun jalur-jalur pengairan baru terutama yang menuju ke pemondokan para kafilah.
"Selain itu juga untuk meningkatkan kenyamanan kita berkolaborasi dengan Dinas Perumahan Pemukiman, kita melakukan penataan Alun-Alun Talegong sehingga representatif untuk pelaksanaan pembukaan," tuturnya.
Untuk pelaksanaan MTQ XLIV tingkat Kabupaten Garut ini, imbuh Hamid, pihaknya menyiapkan 90 rumah untuk kafilah, di mana untuk 1 kecamatan itu ada yang menempati 2-3 rumah, dan jumlah tersebut belum termasuk dengan rumah yang disiapkan untuk tamu VIP.
"Sejauh ini Alhamdulillah semua lancar, cuma memang yang perlu kita antisipasi secara terus menerus periodik itu adalah permasalahan air," imbuhnya.
Untuk itu Badar memohon responsiftas dari peserta untuk segera melaporkannya, terlebih pihaknya telah melakukan antisipasi secara berlipat, mulai dari perbaikan sumber air hingga penyediaan tanki dari PDAM untuk penyaluran sesegera mungkin.
Ia juga memaparkan untuk pelaksanaan _event_ tingkat kabupaten ini, pihaknya mengeluarkan dana kurang lebih lebih 70 juta rupiah, dan kebanyakan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.
"Tadi malam saja saya ngecek ke lokasi majelis itu ada warga masyarakat Talegong yang sedang melakukan perbaikan mesjid, itu tanpa dibayar HOK (Hari Orang Kerja)nya," paparnya.
Ia menegaskan dengan ditunjuknya dan dilaksanakannya MTQ XLIV Tingkat Kabupaten Garut di Kecamatan Talegong, menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Talegong.
"Tentunya ini merupakan kebanggaan tetapi juga di sisi lain tanggung jawab yang berat buat kami, karena tadi aspek penunjang kami tentu kurang dibandingkan kecamatan-kecamatan lain," katanya.
Baca Juga: Tampil di Podcast Denny Sumargo Rendy Kjaernett: Hukumlah Gua, Jangan Istri dan Anak-anak
Oleh karena itu, pihaknya melakukan upaya-upaya maksimal untuk bisa memenuhi ekspektasi para kafilah atas kepercayaannya ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Garut.
Di tempat yang sama, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Garut juga Sekretaris Panitia tingkat Kabupaten MTQ XLIV, Mekarwati, mengatakan dilaksanakannya MTQ di Kecamatan Talegong ini merupakan keinginan langsung dari masyarakat Kecamatan Talegong yang ingin menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Garut.
Ia memaparkan, dalam MTQ ini diperlombakan 10 cabang dengan 23 golongan. Ke 10 cabang lomba itu adalah tilawah, qira'ah sab'ah, murrotal qur'an, cacat netra/tuna netra, tahfidz, syarhil quran, fahmil quran, khot/kaligrafi, Musabaqoh Menulis Kandungan Al-Quran (M2KQ), dan Tafsir yang diikuti 844 orang, berasal dari 42 kecamatan se-Kabupaten Garut
Ia berharap, kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga nantinya pada tanggal 7 Juli mendatang bisa dilaksanakan penutupan.
"Saya selaku panitia mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya, terutama ini kepada masyarakat Talegong yang sangat antusias untuk pelaksanaan ini, yang tadinya semua ragu gitu ya bimbang (dengan) jauhnya wilayah Talegong, tapi ternyata Talegong bisa dan semua kafilah tau Talegong itu di mana seperti apa, dan tidak seseram yang dibayangkan mungkin sebelumnya," ungkapnya.
Rencananya juara 1 dalam kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan pembinaan, dan menjadi perwakilan MTQ tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 di Bekasi.