Ketidakaktifan seksual dalam hubungan dapat menyebabkan penurunan gairah seksual. Faktor seperti stres dan masalah hubungan dapat memengaruhi hasrat seksual seseorang. Gairah seksual yang hilang dapat dikembalikan dengan komunikasi yang baik, waktu berkualitas bersama pasangan, dan gaya hidup sehat.
7. Pengaruh terhadap Hubungan dan Keintiman
Berhubungan intim merupakan salah satu cara untuk menjaga keintiman dan membangun kepercayaan dalam hubungan. Pasangan yang jarang berhubungan intim mungkin mengalami kesulitan dalam menjaga keromantisan dan kepercayaan satu sama lain.
8. Atrofi Vagina
Ketidakaktifan seksual dapat menyebabkan vagina menipis, mengering, dan membengkak. Hal ini bisa terjadi pada wanita yang sudah menopause akibat kurangnya kadar hormon estrogen. Kekeringan vagina dapat diatasi dengan penggunaan pelumas atau pengobatan yang tepat.
9. Risiko Disfungsi Ereksi
Pria yang jarang atau tidak berhubungan intim memiliki risiko lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi. Berhubungan intim secara teratur dapat membantu mencegah perkembangan masalah ini.
Dalam menjaga kesehatan hubungan intim, penting untuk terbuka dalam berkomunikasi dengan pasangan. Jika ada masalah atau ketidakpuasan, konsultasikan dengan ahli kesehatan atau spesialis seksual untuk mendapatkan saran dan solusi yang tepat.(*)
Editor: Firman
Baca Juga: 5 Cara Alami Mencegah Lip Aging, Yuk Lindungi Bibir dari Penuaan!