SUARA GARUT - Warga Kampung Sukatani, Kabupaten Garut baru-baru ini dihebohkan dengan peristiwa pernikahan dini seorang gadis yang baru saja lulus Sekolah Dasar (SD).
Gadis tersebut diketahui bernama Devi, usianya tak lebih dari 13 tahun. Ia dinikahkan dengan seorang pemuda berusia sekitar 18 tahunan, seorang pekerja di pabrik bata merah.
Kehebohan warga terjadi saat prosesi pernikahan dini tersebut digelar secara mendadak di Kampung Sukatani, Kelurahan Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut pada Kamis, 12 Juli 2023 malam.
Menurut H. Dayat warga setempat, pernikahan gadis tersebut begitu menghebohkan karena dilangsungkan setelah gadis itu baru saja lulus SD.
Saat prosesi pernikahan berlangsung, wargapun tak lupa mengabadikannya dengan ponselnya masing-masing.
"Ya, karena memang anaknya (Devi) kan baru lulus SD, tiba-tiba dinikahkan, malam hari lagi, jadinya di kampung heboh," ungkap H. Dayat saat dijumpai garut.suara.com, Rabu, 19 Juli 2023.
Dayat mengungkapkan, memang gadis yang dinikahkan itu dari keluarga kurang mampu. Ia juga sudah tak memiliki ibu, sementara ayahnya hanya bekerja serabutan.
"Iya, (Devi) dari keluarga tak mampu, ibunya sudah lama meninggal dunia, sementara ayahnya bekerja serabutan. Rumah tinggalnya dekat area pemakaman umum," ungkap Dayat.
Alasan Devi dinikahkan saat usianya masih sangat muda belum jelas. Hanya saja menurut warga kemungkinan karena faktor ekonomi saja.
Baca Juga: Diprediksi Bakal Lepas Hijab, Jawaban Cerdas Inara Rusli Dapat Sanjungan Warganet
"Ya, mungkin karena kemampuan ekonomi, jadi tidak dilanjutkan sekolahnya. Meskipun memang katanya masuk sekolah itu gratis, namun kenyataannya kan harus bayar juga, belum lagi untuk kebutuhan sehari-harinya," beber Dayat. (*)
Editor: Firman