SUARA GARUT - Menelisik silsilah para Waliyullah di Garut seolah tiada habisnya. Memang, di tatar Sunda, khusunya Garut, banyak tokoh tokoh penyebar Islam yang tercatatkan dengan tinta emas sejarah.
Bagi para peziarah, tentunya sudah tidak asing lagi dengan nama Syekh Fattah Rohmatulloh Tanjung Singuru.
Syekh Fattah Rohmatulloh merupakan salahsatu tokoh penyebar Islam di Garut yang cukup terkenal dengan penguasaan keilmuan Islamnya.
Tak hanya alim, Ia juga dikenal sebagai waliyullah yang gagah berani dalam melawan kemungkaran di zamannya.
Makam Syekh Fattah Rohmatulloh berlokasi area Makam Tanjung Singuru persis di kaki Gunung Guntur, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Lokasi makam Tanjung Singuru sendiri oleh sebagian warga dipercaya dahulunya merupakan lokasi tempat dibangunnya pondok pesantren yang pertama di Garut.
Menurut beberapa literatur sejarah Sunda, khususnya Garut, Syekh Fattah Rohmatulloh merupakan seorang tokoh ulama yang hidup di zaman sebelum penjajahan Belanda.
Dalam buku 'Sejarah Bani Faqieh Al Falah Biru' yang disusun R. Aceng Tajul Arifin, Syekh Fattah Rohmatulloh merupakan seorang tentara Raja Banten, Maulana Hasanuddin, ketika itu.
Al kisah, pada zaman itu Kerjaan Banten yang dipimpin rajanya, Maulana Hasanuddin tengah berperang melawan bangsa Portugis penjajah.
Baca Juga: Netizen Komentari Fisik Starla, Inara Rusli Geram dan Berikan Komentar Menohok
Dan pada saat itulah, Syekh Fattah Rohmatulloh tampil ke medan perang sebagi tentara yang gagah berani.
Selain sebagai tentara, pada zaman itu Syekh Fattah Rohmatulloh juga merupakan santri dari Maulana Hasanuddin yang tak lain murid dari Syekh Syarief Hidayatullah
Saat di medan perang melawan penjajah Portugis, Syekh Fattah Rohmatulloh berjuang bersama saudaranya, Syekh Abdul Kabir.
Usai berperang mengusir penjajah Portugis, Syekh Fattah Rohmatulloh pulang kampung ke Tanjung Kamuning kemudian ke Tanjung Singuru.
Menurut catatan sejarah, Syekh Fattah Rohmatulloh merupakan putra dari Sembah Dalem Sewa Sagara, cucu dari Sunan Tubuy.
Kemudian pada saat itu Syekh Fattah Rohmatulloh menikah dengan cucu dari Sunan Tangkil.