SUARA GARUT - Penggunaan botol minum yang sama berulang-ulang telah menjadi praktik umum bagi banyak orang dalam upaya mengurangi limbah plastik.
Namun, para ahli kesehatan memperingatkan akan bahaya yang terkait dengan kebiasaan ini.
Meskipun niatnya baik, penggunaan botol minum yang sama tanpa pembersihan yang tepat dapat menghadirkan ancaman serius terhadap kesehatan.
Pentingnya menjaga kebersihan dan higienitas botol minum tidak bisa diabaikan.
Seringkali, tanpa disadari, bakteri dan kuman berkembang biak di dalam botol karena kelembaban dan sisa-sisa cairan yang tertinggal.
Ini bisa mengakibatkan infeksi perut, gangguan pencernaan, dan bahkan masalah kesehatan yang lebih serius.
Salah satu risiko utama adalah pertumbuhan bakteri seperti E. coli dan Salmonella.
Ketika botol tidak dibersihkan secara rutin, bakteri ini dapat berlipat ganda dan menyebabkan gejala seperti diare, mual, dan muntah.
Terlebih lagi, kondisi ini dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, terutama pada individu yang memiliki kekebalan yang lemah.
Baca Juga: Nathalie Holscher Belum Bisa Lupakan Sule? Sikap Yogi Ilham Mengingatkannya Pada Sang Mantan
Para ahli juga mencatat bahwa bakteri tidak hanya tumbuh di dalam botol, tetapi juga pada tutup dan bagian permukaan botol yang seringkali terkontaminasi oleh tangan yang kotor.
Menyentuh bagian tersebut dan kemudian membuka botol untuk minum dapat memindahkan bakteri dan kuman ke mulut, menyebabkan potensi penyakit.
Mengingat risiko yang terkait dengan penggunaan botol minum yang sama berulang-ulang, para ahli merekomendasikan langkah-langkah berikut:
1. Pembersihan Rutin
Bersihkan botol minum secara rutin dengan air hangat dan sabun. Pastikan untuk mencuci bagian-bagian sulit dijangkau seperti tutup dan leher botol.
2. Penggantian Teratur