SUARA GARUT - Anggota DPRD Garut, Jawa Barat, Yudha Puja Turnawan dari Fraksi PDIP dampingi tim perekaman jemput ka rorompok (Pajero) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut blusukan ke rumah rumah penduduk untuk merekam para lansia yang belum memiliki e- KTP pada senin 4 september 2023.
"Berdasarkan laporan dari Teh Ai Rosi , Ketua Ranting PDIP, Desa Pamekarsari yang melaporkan ke saya adanya lansia yang bernama abah Endang yang mengalami stroke. Itu sama sekali tak menerima komponen bansos seperti BPJS PBI, BPNT, maupun PKH," tuturnya.
Dikatakannya, Lansia Endang itu tinggal di kampung Ngompod, RT 03, RW 02, Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi. Yudha bersama kader PDIP blusukan lakukan perekaman e-KTP sambil memberikan tali asih sembako buat para Lansia.
Di desa tersebut lanjut Yudha, banyak lansia yang belum punya e-KTP.
"Banyak Lansia duafa yang tak dapat bantuan itu disebabkan salah satunya karena faktor NIK yang tidak online," katanya.
Disebutkannya, kasus abah Endang (86) sama sekali belum perekaman. Walau agak kesulitan karena abah endang sudah sepuh dan mengalami stroke, namun dengan telaten tim Pajero Disdukcapil akhirnya bisa merekam sidik jari dan iris matanya.
"Semoga dengan perekaman ini abah Endang bisa segera memiliki e-KTP dengan NIK yang online agar bisa mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.
Di desa itu juga, lanjutnya ada emak Mae berusia 88 tahun yang tinggal di kampung Pungkur, RT 06, RW 01. Kondisi nenek tua itu sudah tak bisa berjalan, hanya terbaring di tempat tidur di rumah anaknya. Emak Mae tak memiliki e-KTP dan selama ini belum pernah melakukan perekaman.
Ia pun mengapresiasi inovasi dari Disdukcapil Garut yang telah membentuk tim Pajero.
Baca Juga: Siapapun Cawapres Anies, PKS Garut Tetap Optimis Menang
"Sepertinya tim Pajero ini perlu diperbanyak, agar banyak warga Garut yang dalam kondisi sakit, yang belum punya KTP dan belum memiliki NIK Online bisa mendapatkan pelayanan ke rumah seperti ini," pungkasnya.