SUARA GARUT — DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Garut, Jawa Barat meradang. KNPI Garut merasa 'dikadali' Pemkab Garut terkait pembangunan Skate Park dan Gedung Pemuda— dalam hal ini oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di masa kepemimpinan Usep Basuki Eko.
“Sebetulnya dua kali kami merasa dikelabui. Pertama, jelas kami merasa dikelabui terkait pembangun Skate Park, bahkan Master Plan Skate Park itu sudah dibuat," ungkap Rangga Ramadan, Wakil Ketua DPD KNPI Garut, Senin (11/09/2023).
Lahan yang semula diperuntukkan untuk Gedung Pemuda pun ternyata tiba-tiba berubah fungsinya menjadi lahan untuk sebuah jogging track.
Dikatakannya, Skate Park, atau Sirkuit BMX itu adalah salah satu gagasan KNPI. Namun tiba tiba berubah menjadi pembangunan joging track dengan anggaran Rp. 1,3 miliar.
Lokasi pembangunan yang dijanjikan tersebut berada di komplek Sarana Olah Raga (SOR) RAA Adiwijaya, di Kecamatan Tarogong Kidul.
"Kedua, awalnya juga lahan itu disediakan untuk pembangunan Gedung Pemuda, tapi seketika diubah secara keseluruhan menjadi lahan untuk jogging track," jelasnya.
Rangga selaku Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut menuturkan kronologis awal mula gagasan dari rencana pembangunan Sirkuit BMX tersebut
“Tahun 2021 KNPI mengajukan untuk pembangunan Skate Park, dengan harapan dapat memfasilitasi aktivitas anak muda dan komunitas khususnya pemuda Garut yang merupakan skateboarder dan atlet Sepeda BMX," katanya.
Apalagi, menurut Rangga, KNPI sendiri merupakan wadah bagi para pemuda di Garut untuk mengembangkan aktivitas terutama kreativitas mereka.
Baca Juga: Begini Perasaan I Made Wirawan Tukar Jersey dengan Kiper Juara Piala Dunia 2014
"Dalam hal ini KNPI sebagai salah satu wadah Pemuda Kabupaten Garut merasa dikelabui karena terjadinya perubahan judul menjadi pembangun jogging track," ucap Rangga
Tak ingin dikelabui untuk kesekian kalinya, tegasnya, KNPI Garut akan mengawal proses pembangunan Gedung Pemuda yang sudah masuk dalam APBD tahun 2023 ini, dengan anggaran sebesar Rp. 4 miliar.
"KNPI menegaskan, tidak ingin dikelabui untuk kesekian kalinya. Karena sesuai rencana dan telah ditempuhnya sejumlah langkah prosedural," tegasnya
Berkaca dari kejadian sebelumnya, KNPI pun tak mau diberikan harapan palsu atau dikelabui lagi, terlebih pembangunan Gedung Pemuda ini sangat penting.
"Maka kami menegaskan di tahun ini untuk pembangunan Gedung Pemuda tidak ingin dikelabui dan dibohongi lagi," tegas Rangga yang juga Koordinator Tim Pokja Pembangunan Gedung Pemuda itu.
Disebutkannya, pembangunan Gedung Pemuda itu menjadi gagasan utama dan prioritas KNPI. Karenanya pembangunannya harus terwujud di tahun ini juga.