BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS

Bella, Lilis Varwati

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:15 WIB
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
Ilustrasi cuci darah (freepik)
baca 10 detik
  • Puluhan pasien gagal ginjal kehilangan akses cuci darah akibat penonaktifan mendadak BPJS PBI tanpa pemberitahuan.
  • KPCDI mengkritik keras penonaktifan ini sebagai kegagalan sistem dan pelanggaran HAM yang mengancam nyawa pasien.
  • Pasien menuntut pemerintah menghentikan pemutusan sepihak dan menyediakan notifikasi resmi minimal 30 hari sebelum perubahan status.

Suara.com - Puluhan pasien gagal ginjal kronik di berbagai daerah mendadak kehilangan akses cuci darah setelah status kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) mereka dinonaktifkan pemerintah tanpa pemberitahuan.

Kondisi tersebut memicu kecaman keras dari Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) yang menilai kekacauan verifikasi data itu sebagai kegagalan sistem yang mengancam nyawa pasien.

Ketua Umum KPCDI Tony Samosir menegaskan, bagi pasien gagal ginjal kronik, hemodialisis bukan layanan opsional. Tindakan medis ini bersifat rutin dan tidak bisa ditunda. Karena itu, penonaktifan BPJS PBI secara mendadak dinilai sama dengan memutus akses hidup pasien.

"KPCDI menilai pemutusan status kepesertaan tanpa pemberitahuan ini sebagai tindakan tidak manusiawi dan pelanggaran nyata terhadap Hak Asasi Manusia," ucap Tony dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).

KPCDI setidaknya telah menerima sekitar 30 laporan pasien yang datang ke rumah sakit untuk menjalani cuci darah, namun dipulangkan karena status BPJS PBI mereka tiba-tiba berubah menjadi nonaktif.

Dalam banyak kasus, pasien dan keluarga tidak menerima pemberitahuan sebelumnya, tidak mendapatkan perlindungan masa transisi, serta tidak disediakan solusi di fasilitas kesehatan.

"Ini bukan kesalahan pasien, ini kegagalan sistem," kritik Tony.

Salah satu kasus dialami Ajat (37), pasien hemodialisis asal Lebak, Banten, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang es keliling. Ajat mengaku dihentikan saat proses cuci darah sudah berjalan.

“Saya sedang cuci darah, jarum sudah ditusuk, tiba-tiba dipanggil karena BPJS PBI tidak aktif,” ujarnya.

baca juga

Istri Ajat sempat bolak-balik mengurus status kepesertaan ke tingkat kelurahan, kecamatan, hingga dinas sosial. Namun, upaya tersebut berujung buntu. Keluarga justru diarahkan untuk beralih ke BPJS Mandiri, opsi yang dinilai KPCDI tidak realistis bagi pasien miskin dengan penyakit kronis.

Tony melanjutkan, kasus yang terjadi pada Ajat bukan insiden tunggal, melainkan potret masalah sistemik dalam verifikasi data kepesertaan PBI yang dikelola Kementerian Sosial.

Meski sebagian status PBI pasien disebut telah dipulihkan, KPCDI menilai akar masalah belum terselesaikan. Tanpa pembenahan sistem, kejadian serupa dinilai sangat mungkin terulang.

"Kami melihat situasi ini sangat berbahaya. Pasien datang untuk menyambung nyawa, namun dihentikan karena BPJS PBI mendadak nonaktif. Ini soal hidup dan mati," tegasnya.

Atas kondisi tersebut, KPCDI menuntut pemerintah untuk menghentikan pemutusan sepihak PBI bagi pasien penyakit kronis, menerapkan verifikasi medis aktif, memberikan notifikasi resmi minimal 30 hari sebelum perubahan status, serta menyediakan mekanisme reaktivasi instan di rumah sakit, terutama dalam kondisi darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini

Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:16 WIB

BPJS Kesehatan PBI Mendadak Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali

BPJS Kesehatan PBI Mendadak Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:05 WIB

5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir

5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 14:22 WIB

Ada Perubahan Data Diri? Begini Cara Registrasi Ulang BPJS Kesehatan

Ada Perubahan Data Diri? Begini Cara Registrasi Ulang BPJS Kesehatan

Tekno | Senin, 02 Februari 2026 | 12:52 WIB

Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?

Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:06 WIB

Sinergi BPJS Kesehatan & Mahkamah Agung Didorong untuk Jaga Keberlanjutan Program JKN Nasional

Sinergi BPJS Kesehatan & Mahkamah Agung Didorong untuk Jaga Keberlanjutan Program JKN Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:39 WIB

BSU BPJS 2026 Cair Kapan? Cek Jadwal Terbarunya

BSU BPJS 2026 Cair Kapan? Cek Jadwal Terbarunya

Lifestyle | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:13 WIB

Cara dan Syarat Daftar BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah

Cara dan Syarat Daftar BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah

Lifestyle | Rabu, 07 Januari 2026 | 10:40 WIB

Skrining Riwayat Kesehatan Jadi Syarat Layanan BPJS, Begini Caranya

Skrining Riwayat Kesehatan Jadi Syarat Layanan BPJS, Begini Caranya

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:57 WIB

Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan Online Pakai HP, Mudah dan Praktis!

Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan Online Pakai HP, Mudah dan Praktis!

Lifestyle | Senin, 05 Januari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×