SUARA GARUT - Tak hanya piawai meramal para artis saja, baru-baru ini Denny Darko mengejutkan publik setelah mengunggah video di kanal YouTube nya soal Capres (Calon Presiden) yang bakal menang dalam Pemilu di tahun 2024 mendatang.
Seperti biasa, di kanal YouTube @DennyDarko dengan kartu tarotnya Denny mengungkap seperti dan bagaimana capres yang bakal unggul dalam pertarungan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 nanti.
Dengan kartu tarot andalannya, Denny Darko memprediksi, mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bakal terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia pada tahun 2029.
Dalam unggahan video podcast tersebut, Denny Darko memulai buka kartu tarot pertama yang mengisyaratkan bahwa Anies Baswedan mungkin tidak akan beruntung dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2024.
Ia menegaskan bahwa niatnya adalah untuk berpikir realistis dalam politik, bukan bersikap sentimental, dan memilih calon presiden yang pantas untuk memimpin negara.
Denny juga mencatat bahwa Anies Baswedan memiliki hubungan keluarga dengan istri tercintanya.
Meski demikian, Denny Darko menyebut bahwa jika dia harus memilih calon presiden, dia akan lebih memilih Ridwan Kamil dan Anies Baswedan, terutama ketika melihat latar belakang pendidikan dan prestasinya.
Menurut Denny Darko, saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang peduli dan fokus pada pendidikan rakyatnya.
Di kanal YouTube nya, Denny Darko juga membahas sejumlah faktor yang mungkin menghambat kemajuan Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden tahun 2024, termasuk stigma bahwa presiden Indonesia harus berasal dari suku Jawa.
Baca Juga: Sering Mengantuk? 5 Minuman Ini Cocok Diminum untuk Tambah Energi
"Kita akan melihat bahwa ada sebuah stigma di mana presiden itu harus Jawa, harus Jawa dan itu terjadi sepanjang Indonesia ini merdeka," ungkapnya.
Meski Anies Baswedan memiliki keturunan dari Yogyakarta, Denny Darko mencatat, bahwa ia memiliki darah Yaman dan memiliki hubungan keluarga dengan tokoh penting dalam sejarah Indonesia, AR Baswedan.
Tak hanya itu, Denny Darko pun membandingkan antara perjuangan politik Anies Baswedan saat ini dengan perjuangan Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden sebelumnya.
Menurutnya, perjuangan Anies saat ini bisa menjadi modal penting untuk Pemilihan Presiden tahun 2029.
“Ganjar dan Anies, saya mengucapkannya tidak versus ya karena bisa saja bersama. Saya bilang ini mirip lanjutan sekuelnya dari Jokowi dan Prabowo. Keduanya adalah karakteristik bangsa yang terpolalisasi,” ungkapnya.
Tapi, Denny Darko juga menyadari bahwa Anies Baswedan akan menghadapi persaingan yang berat dari lawannya, Ganjar Pranowo, yang dianggap lebih dekat dengan masyarakat karena popularitasnya.