SUARA GARUT - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan rasa gembiranya Kereta Cepat Whoosh Jakarta Bandung hadir.
Dikutip dari akun @ridwankamil, politisi Partai Golkar tersebut mengajak publik mensyukuri hadirnya kereta cepat yang ia sebut satu simbol memasuki era negara maju.
"Ini adalah momen bersejarah dalam sejarah pembangunan Indonesia," tulis @ridwankamil dikutip Selasa 4 Oktober 2023.
Dalam unggahannya, Ridwan Kamil juga menyebutkan bahwa dia, ketika menjadi Gubernur, turut membantu pembangunan Whoosh.
Ia mengeklaim membantu mengeluatkan penlok, pembebasan lahan dan mengatasi konflik sosial di wilayah lintasan.
"Dahulu selama 5 tahun, sebagai gubernur, saya turut bangga bisa membantu mengeluarkan penlok, pembebasan lahan dan mengatasi konflik sosial di wilayah2 lintasan rel kereta," tulisnya.
Ditambahkan, bahwa ketika negara lain masih konvensional, kita sudah memulai lompatan.
Tidak seperti kereta api di sebuah negara yang penumpangnya sampai menumpuk dan berjejal di bagian atasnya.
"Turut bangga dan mari kita syukuri," tulisnya, pada akhirnya seranya menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi dan jajaran yang terlibat dalam pembangunan transportasi luar biasa tersebut.
Baca Juga: Drama Mentan SYL 'Menghilang' Di Eropa: Wamentan Kebingungan, NasDem Bilang Berobat
Atas unggahan itu, warganet ada yang memberikan apresiasi walau ada sisi positif dan negatifnya.
Seorang warganet, @ed0001ta misalnya berpendapat, bagwa walaupun ada Pro dan Kontra dalam Proyek Kereta Cepat ini, dia mendapatkan selamat dari rekan-rekannya di luar negeri, karena Inondonesia sudah punya high speed rail.
"High Speed Rail : Singapore - Malaysia - Thailand masih tertunda. Mereka pingin mencoba ke Indonesia. Selalu ada sisi positif dibalik sisi negatif, dan sebaliknya," tulis dia.
Namun demikian, ada juga yang kurang merespons hadirnya Whoosh karena menyebabkan sawah hilang. Bahkan ada yang menyebut lebih baik kereta yang dulu.
Berikut ini komentar warganet tersebut.
"Sawah nya udah pada hilang," tulis @ferdi_anom.
"FRAMING TITIPAN ANU," tulis @coachaddie.official.
"Enak yang dulu pak! murah dan bisa menikmati perjalanan! (golongan orang yang selalu meromantisasi masa lalu)," tulis @alfyfatchurrizky. (*)