SUARA GARUT- Puluhan anak baru gede (ABG) yang masih duduk di bangku SMP Digelandang ke Mapolres Garut, karena terlibat balapan liar di Jalan Ibrahim Aji, Kecamatan Tarogong Kaler pada Jumat (7/10/2023) malam.
Para ABG ini terpaksa harus menginap di Mapolres Garut bersama kendaraan roda 2 yang digunakan balapan liar sampai mereka dijemput pihak keluarga ada Sabtu siang, setelah diberikan pengarahan dan nasehat oleh Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha,
"Baru saja kami mengembalikan anak anak yang masih di bawah umur kepada orang tuanya. Mereka ini terjaring operasi tadi malam terkait kegiatan balapan liar yang cukup meresahkan," ungkap Kapolres kepada wartawan.
Untuk motor yang menggunakan knalpot bising atau knalpot brong, kata Kapolres, terpaksa knalpot ya disita dan diganti dengan yang standar.
"Kita juga lakukan tes urine kepada semua anak, dan hasilnya sampai saat ini negatif," ungkap Rohman Yongki.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah, untuk melakukan pengawasan terhadap anak anak yang terjaring operasi tersebut.
Selanjutnya ia meminta kepada para orang tua untuk selalu mengawasi kegiatan yang dilakukan, serta pergaulan anaknya.
"Untuk langkah preventif selanjutnya terhadap kegiatan balapan liar yang seringkali dilakukan di seputar kawasan jalan baru tersebut, dengan melakukan kerja sama dengan TNI dan Pemda Garut untuk melakukan operasi rutin.
Pantauan di Mapolres Garut saat penyerahan puluhan anak kepada orang tuanya, banyak dari mereka yang menangis baik anak maupun orang tuanya. Mereka menyadari kesalahannya setelah Kapolres menasehati mereka, dan meminta anak anak untuk minta maaf kepada orang tuanya.
Baca Juga: Partai Ummat Garut Berikan Pembekalan Caleg, Target Raih 6 Kursi DPRD Kabupaten
Ada beberapa diantara anak yang terjaring operasi balapan liar itu, mereka hanya menonton, bahkan ada pula yang tengah melakukan perjalanan pulang, atau keperluan keluarga yang kebetulan lewat di tempat balapan liar tersebut. (*)