Intip Rumitnya Membuat Replika Trofi Piala Dunia yang Berlapis Emas

suara gol

Selasa, 22 November 2022 | 17:26 WIB
Intip Rumitnya Membuat Replika Trofi Piala Dunia yang Berlapis Emas
Replika Trofi Piala Dunia ([Alexander NEMENOV / AFP])

Trofi Piala Dunia diperebutkan oleh para negara peserta setiap empat tahun sekali. Nantinya negara pemenang akan menerima replika dari FIFA sebagai simbol pemenang.

Timnas Italia memang tidak tampil di Piala Dunia 2022, namun dapat dipastikan ada satu orang Italia yang memenangkan trofi tersebut. 

Sebab trofi berlapis emas 18 karat tersebut dibuat ulang di Paderno Dugnano, kota kecil dekat Milan oleh GDE Bertoni sebagai pabrik pembuat piala dan medali Piala Dunia.

Setiap empat tahun, para pekerja di pabrik tersebut ditugaskan membuat salinan kuningan dari trofi yang dipersembahkan kepada federasi sepak bola tim pemenang. 

Trofi Piala Dunia setinggi kurang lebih 36,8 sentimeter dan berat 6,1 kilogram ini awalnya dirancang oleh seniman Silvio Gazzaniga pada tahun 1971, dan dipersembahkan pada Piala Dunia 1974 kepada pemenang Jerman Barat (sekarang Jerman).

Dimiliki oleh FIFA, trofi diberikan kepada tim yang memenangkan final Piala Dunia, setelah diukir dengan nama negara di bagian dasar trofi. 

Melansir Euronews, Selasa (22/11/2022) setelah melakukan prosesi penyerahan, trofi akan diserahkan kembali ke GDE Bertoni yang harus mengembalikannya sebelum mengembalikannya ke FIFA, di mana trofi akan berada di museum resmi mereka sebelum Piala Dunia berikutnya.

Ternyata, saat pemain mendapatkannya, segala macam kerusakan bisa terjadi saat trofi dibagikan selama perayaan. Itu sebabnya Bertoni harus memastikan daya tahannya.

Rumitnya membuat replika trofi Piala Dunia

baca juga

Dalam pembuatannya, kuningan akan dibentuk melalui proses pengecoran. Logam dituangkan ke dalam wadah khusus berbentuk Piala Dunia untuk menghasilkan gips.

Setelah selesai, replika trofi kemudian dipahat untuk menghilangkan kelebihan logam. Pengerjaannya dilakukan menggunakan pahat kecil secara manual untuk menghasilkan detail pada piala, khususnya pada dua sosok manusia yang memegang bola dunia.

Selanjutnya trofi akan dipoles dengan mesin agar terlihat lebih sempurna. Trofi tersebut kemudian dibawa ke departemen galvanik, yang bertanggung jawab untuk pembersihan ultrasonik.

Ini adalah proses yang menggunakan ultrasound dan pelarut khusus untuk memastikan trofi dibersihkan dengan benar dan juga membuat efek logam lebih menonjol. Selanjutnya, trofi dicelupkan ke dalam bak penyepuhan. Proses penyepuhan adalah teknik dekoratif untuk mengaplikasikan bubuk emas halus ke permukaan padat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iran Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar karena Tekanan Demo Anti Pemerintah

Iran Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar karena Tekanan Demo Anti Pemerintah

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 16:41 WIB

Foto 20 WAGs Seksi Argentina Jadi Sorotan Jelang Laga Lawan Arab Saudi

Foto 20 WAGs Seksi Argentina Jadi Sorotan Jelang Laga Lawan Arab Saudi

Gol | Selasa, 22 November 2022 | 16:39 WIB

Media Israel Jadi Bulan-bulanan di Piala Dunia Qatar 2022, Suporter: Israel Tidak Ada!

Media Israel Jadi Bulan-bulanan di Piala Dunia Qatar 2022, Suporter: Israel Tidak Ada!

News | Selasa, 22 November 2022 | 16:27 WIB

Terkini

Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti

Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih

Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan

Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan

Banten | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun

Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:26 WIB

×