Iran Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar karena Tekanan Demo Anti Pemerintah

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 November 2022 | 16:41 WIB
Iran Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar karena Tekanan Demo Anti Pemerintah
Penyerang Iran Mehdi Taremi mencetak gol melewati kiper Inggris Jordan Pickford selama pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [Anne-Christine POUJOULAT / AFP

Suara.com - Iran ancam serang lokasi Piala Dunia 2022 di Qatar menyusul publik dunia ikut-ikutan mendukung demo anti pemerintah di Iran. Ancaman itu dikatakan Kepala Intelijen Mayor Jenderal Aharon Haliva.

Gelombang protes anti pemerintah itu dipicu oleh kematian seorang wanita muda, Mahsa Amini, setelah penangkapannya oleh polisi moralitas di Teheran pada bulan September.

Dia berbicara di konferensi Institute for National Security Studies (INSS) di Tel Aviv, Israel.

Dia menjelaskan protes yang melanda Iran sangat luar biasa dan telah berubah menjadi pemberontakan sipil.

“Jumlah korban jiwa, serangan terhadap simbol nasional – ini sangat meresahkan rezim, apalagi ditambah dengan sanksi, tekanan internasional yang ada, dan situasi ekonomi yang sulit,” katanya, dikutip dari Times Of Israel.

“Ada kekhawatiran nyata ini membahayakan rezim,” kata Haliva.

"Saya memberi tahu Anda bahwa Iran sekarang mempertimbangkan untuk menyerang Piala Dunia di Qatar juga," katanya.

“Satu-satunya hal yang menahan mereka adalah bagaimana reaksi warga Qatar.”

Pemain Timnas Iran tak nyanyikan lagu kebangsaan

baca juga

Pemain Timnas Iran tak nyanyikan lagu kebangsaan saat melawan Inggris di Piala Dunia 2022. Dalam seremoni pembukaan pertandingan, Timnas Iran terlihat tidak menggerakkan bibirnya saat lagu kebangsaan Iran dikumandangkan.

Dikutip dari Daily Star, tim nasional Iran memilih untuk tidak menyanyikan lagu kebangsaan mereka dengan berani melawan rezim brutal mereka.

Sisi Carlos Queiroz memulai pertandingan Piala Dunia 2022 melawan Inggris di Stadion Internasional Khalifa.

Iran memang tengah dihadapkan demo besar-besaran karena kematian Mahsa Amini. Dia meninggal saat berada dalam tahanan.

Dalam untuk rasa memprotes itu, disebutkan sebanyak 410 pengunjuk rasa tewas dalam kerusuhan tersebut.

Sehingga untuk menunjukkan solidaritas yang besar dengan demonstrasi, para pemain Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Live Streaming dan Susunan Pemain Argentina vs Arab Saudi: Trio Messi - Lautaro - Di Maria Jadi Andalan

Link Live Streaming dan Susunan Pemain Argentina vs Arab Saudi: Trio Messi - Lautaro - Di Maria Jadi Andalan

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 16:30 WIB

Aneh, Warga Argentina Doakan Lionel Messi Gagal Bawa Tim Tango Juara di Piala Dunia 2022

Aneh, Warga Argentina Doakan Lionel Messi Gagal Bawa Tim Tango Juara di Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 16:07 WIB

7 Fakta Menarik Argentina vs Arab Saudi di Grup C Piala Dunia 2022 dan Skenario Pertandingan

7 Fakta Menarik Argentina vs Arab Saudi di Grup C Piala Dunia 2022 dan Skenario Pertandingan

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 15:54 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×